Jambret Melawan Pakai Badik Dilumpuhkan

DIRAWAT – Agus Salim, tersangka jambret saat mendapat perawatan medis usai kaki kanannya ditembak, karena melawan petugas saat diringkus.(KP/Net)

Kotabaru, KP – Seorang jambret terpaksa dilumpuhkan dengan peluru. Sebab, melawan menggunakan senjata tajam jenis badik saat mau ditangkap.

Itu dilakukan anggota Buru Sergap (Buser) Polres Kotabaru saat meringkus, Agus Salim (37).

Residivis ini berhasil dilumpukan dengan sebutir peluru yang dimuntahkan dari senjata salah satu anggota tepat mengenai betis kanan, saat berusaha menyerang petugas yang membekuknya, Selasa (6/11) sekitar pukul 21.00 WITA.

Tersangka pelaku jambret diketahui, adalah warga jalan Simpang Kary, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru, dibekuk saat sedang berada di kawasan jalan Veteran, Km 1.

“Pada saat dilakukan penangkapan pelaku melawan dengan mengeluarkan senjata tajam yang diambil dari balik bajunya. Sehingga anggota unit buser melakukan tindakan tegas terukur dengan cara menembak pelaku dan mengenai kaki kanan pelaku,” kata Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik melalui Kanit Reskrimum Iptu H Gatot E.W, Rabu (7/11).

Selain mengamankan tersangka, juga diamankan bebarapa bukti berupa handphone merk vivo warna biru, satu buah senjata tajam jenis badik lengkap dengan kumpang warna coklat.

Serta satu buah sepeda motor suzuki satria F orange kemerah-merahan yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi.

Menurut Gatot, tersangka merupakan seorang residivis yang sebelumnya pernah dipenjara dengan yang sama.

“Pelaku dalam aksinya selalu sendirian atau disebut dengan pemain tunggal,” ujarnya.

Adapun modus dilakukan tersangka ini, saat akan melakukan aksi. Ia terlebih dahulu memantau situasi keadaan sekitar tempatnya beraksi.

Sebelum diringkus tersangka melakukan aksinya di jalan Pelabuhan Fery Stagen-Tarjun, tepatnya di Rt 13, Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara pada 27 Oktober.

Berawal saat korban mengendarai kendaraan dari jalan Raya Stagen menuju pelabuhan feri Tarjun.

Korban mengendarai kendaraan seorang diri rencana ingin menjemput temanya, namun tiba-tiba dari arah belakan muncul pelaku yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria F warna merah.

Pelaku langsung memepet dan menarik tas sandang milik korban kemudian dengan cepat memutar balik arah sepeda motor.

Selain merampas paksa tas sandang berisi saty buah handphone merk vivo dan STNK. Pelaku juga sempat mengbil paksa cincin yang dipakai korban.

Dua orang saksi yang kebetulan melihat kejadian mencoba membantu korban, dengan mengejar pelaku. Namun tidak berhasil mendapati.(net/K-4)

 

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...