Kalsel terpaut satu perak Dari Jabar Juara Umum

Juara beregu putri, bersama Hadi Gema. (Kp/nafarin fauzy)

BANJARMASIN, KP – Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kalimantan Selatan (Kalsel) nampaknya harus tetap berbangga diri, karena belum mampu menjadi juara umum Kejurnas Menembak akibat hanya terpaut satu perak dengan Jawa Barat sebagai juara umum.

Kejurnas menembak yang dilaksanakan selama lima hari tersebut baru saja memasuki babak final, Sabtu (3/11) dengan menetapkan Jawa Barat sebagai juara umum dengan 5 emas, 3 perak 2 perunggu.

Sementara Kalsel selaku tuan rumah harus puas diperingkat dua dengan perolehan medali 5 emas 2 perak dan 7 perunggu. “Secara kuantitas kita memiliki lebih banyak medali namun secara kualitas kita kalah satu medali perak dari Jabar,” ujar Ketua Panitia Kejurnas menembak 2018 Kalsel, Hadi Nugraha Gema.

Kendati tak menjadi juara umum, namun Perbakin Kalsel menurutnya cukup puas dengan hasil kali ini, mengingat target medali sudah tercapai dan bermunculannya penembak muda usia SMP pada kejuaraan ini yang menuai prestasi.

“Kita tak terlalu khawatir dengan hasil ini, karena penembak penembak kita banyak usia muda dan masih mengalami perkembangan cukup pesat, dan kita yakin kedepan banyak prestasi yang bisa kita raih kembali,” ujar Hadi yang juga Ketua Perbakin Kota Banjarmasin.

Berita Lainnya
1 dari 13
Loading...

Sementara itu, Pelatih menembak Kalsel, Dharmawan mengatakan, gagalnya Kalsel merebut juara umum kali ini dikarenakan, dua nomor yang harusnya meraih medali emas kali ini turun menjadi perunggu, khususnya di beregu putra.

“Kemarin mereka mampu meraih medali emas di nomor air rifle, namun kali ini penampilan mereka menurun dan hanya mampu menyumbangkan perunggu,” katanya.

Namun, hal ini tak begitu disesalinya, karena prestasi ini menurutnya bisa di balas pada Kejurnas Menembak 26 Nopember mendatang di Jakarta, yang merupakan lanjutan dari kejurnas kali ini dalam rangka seleksi Pra PON.

“Kemarin hampir satu bulan kita tinggalkan ke Pelatnas, jadi mungkin anak-anak kurang terawasi, namun selama kurang satu bulan kedepan pengawasan akan kita tingkatkan kembali, dan kita balas di Kejurnas menembak di Jakarta nantinya,” ujarnya.

Menjadi salah satu andalan Kalsel di PON, menembak menurutnya tetap menjaga konsistensinya untuk mempertahankan diri sebagai cabang olahraga unggulan banua ini, dan itu dibuktikan dengan bersambutnya regenerasi atlet menembak Kalsel.

“Untungnya kita di kelas youth banyak atlet menembak kita yang mengalami peningakatan cukup pesat, dan ini cikal bakal kita menatap PON 2020 mendatang,” pungkasnya. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya