Pemkab Banjar Raih National Procurement Awards 2018

RAIH PENGHARGAAN – Pemkab Banjar Raih National Procurement Awards 2018.

Martapura, KP – Pemkab Banjar menerima penghargaan National Procurement Awards 2018 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Menang dalam kategori UKPBJ sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellence) pengadaan barang/jasa.

Penghargaan diterima Kepala Bagian Layanan Pengadaan dan Infrastruktur Setda Banjar Muhammad Ikhsan mewakili bupati pada Rakornas Pengadaan bertema “Perubahan Paradigma Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah’’, bertempat di Gedung Sabuga Center Institut Tekhnologi Bandung (ITB) Jawa Barat.

“Iya tentu, Alhamdulillah kita dapat apresiasi dari pemerintah pusat dan ini adalah hadiah tiga tahun kepemimpinan Bupati KH Khalilurrahman dan Wakil Bupati Saidi Mansyur,’’ katanya, pekan kemarin.

Dijelaskannya, komitmen Bupati Banjar untuk menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tersebut akhirnya berbuah penghargaan.

“Penghargaan ini pertama kali diterima Pemkab Banjar di tahun 2018. Rencananya diterima langsung bupati, namun beliau berhalangan karena ada agenda penting lain yang tidak bisa ditinggal. Sehingga mengutus saya untuk menerima penghargaan ini,’’ kata Ikhsan.

Penghargaan tersebut dinilai melalui banyak aspek, seperti perencanaan sumber daya manusia (SDM), bimbingan teknis dan transfer pengetahuannya, asessmen kemampuan SDM, penerapan sistem, whistle blower dan sistem pengaduan, monitoring dan evaluasi, visi strategis serta kolaborasi internal di lingkup Unit Layanan Pengadaan (ULP) Banjar.

Tidak hanya itu, hubungan pimpinan dengan pemangku kepentingan juga menjadi aspek penilaian penghargaan tersebut, yakni manajemen kerja, penetapan target kinerja, indikator kinerja, hubungan kemasyarakatan, penyedia, pelanggan, pendanaan, SDM, SOP, tugas dan peran, status hukum.

“Penghargaan ini juga diberikan berdasarkan tingginya komitmen dedikasi dan implementasi kelembagaan pengadaan barang/jasa dan tata kelolanya,’’ tandasnya.

Kepala LKPP Agus Prabowo mengatakan, pembentukan UKPBJ bertujuan membentuk center of excellence di daerah, karena kedepannya pengadaan barang dan jasa sangat penting.

Rakornas PBJ 2018 tersebut diikuti kurang lebih 3000 peserta, terdiri atas sekretaris jenderal/sekretaris utama kementerian/lembaga, sekretaris daerah per provinsi/kabupaten/kota, pimpinan dan personel Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) K/L/Pemda, pimpinan dan personel Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) K/L/Pemda, perwakilan Ikatan Fungsional Pengadaan Barang/Jasa (IFPI), dan perwakilan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI). (wan/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...