Banjarbaru Gelar Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City

MENANDATANGANI KOMITMEN – Walikota Nadjmi Adhani menandatangani Komitmen Bersama Mewujudkan Banjarbaru Idaman Smart City. (Istimewa)

Banjarbaru, KP – Walikota Nadjmi Adhani menutup kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Masterplan Smart City di Aula Gawi Sabarataan, pekan kemarin.

Hadir Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan, Ketua DPRD AR Iwansyah, Sekdako Said Abdullah, Pembimbing dan Pendamping Masterplan Smart City Kota Banjarbaru Windy Gambetta, dari Kementerian Kominfo RI Melawati, mantan Menteri Prof Dr Ir Gusti Muhammad Hatta MS serta Drs Baderani MS.

Kadis Kominfo Johan Arifin AP MM dan Kepala Bappeda Kanafi SIP MM kemudian memaparkan konsep Masterplan Smart City Kota Banjarbaru.

Walikota Nadjmi Adhani mengatakan, bertepatan dengan tagline 2018, yaitu Banjarbaru Berinovasi, kegiatan penyusunan Masterplan Smart City hadir melengkapi dan mengarahkan inovasi-inovasi yang telah dilakukan agar dapat sustainable.

“Dengan digelarnya bimbingan teknis ini, diharap tersusun Masterplan dengan pentahapan yang jelas dalam pencapaiannya sebagaimana dipaparkan tim pelaksana tentang konsep Smart City,’’ tandasnya.

Dijelaskan Nadjmi, ada 6 dimensi Smart City yang siap diwujudkan, yaitu smart governance (tata kelola pemerintahan yang cerdas), smart society (masyarakat yang cerdas), smart economy (ekonomi yang cerdas), smart branding (pencitraan yang cerdas), smart living (cara hidup yang cerdas) dan smart environment (pengelolaan lingkungan yang cerdas), juga ada quick win (program atau kegiatan cepat capai), yaitu pemanfaatan data kependudukan dalam pelayanan Rumah Sakit Daerah Idaman kepada masyarakat dan pengembangan destinasi wisata yang funtastix, harus dilaksanakan secara serius.

“Dengan luas 371,38 km persegi, Banjarbaru adalah pintu gerbang Kalsel dengan adanya bandara dan berdekatan dengan pelabuhan,’’ tandasnya.

Kendati hampir tidak memiliki sumber daya alam, seperti batubara, sambungnya, namun Banjarbaru bersyukur mempunyai modal indeks pembangunan manusia (IPM) tertinggi di Kalsel yaitu 77,96 persen yang secara umum terus meningkat dan berada pada level diatas rata-rata provinsi yang berkisar 5 persen.

“Tercatat pada 2016 sudah mencapai 6,95 persen, sedang ekonomi masyarakat dan UMKM terus maju dan tumbuh,’’ pungkasnya.

Walikota Nadjmi Adhani kemudian melakukan penandatanganan Komitmen Bersama Mewujudkan Banjarbaru Idaman Smart City. (wan/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...