Biaya Pemindahan Sambungan Rumah Dibebankan PDAM Ke Pelanggan

Foto : Dok

Kotabaru, KP – Pemasangan instalasi pipa (peremajaan), PDAM di pinggiran poros Jalan Veteran, kota Kabupaten Kotabaru, atas biaya APBD yang dikerjakan Dinas Cipta karya Kotabaru, PDAM kemudian membebankan biaya perpelanggan Rp70 ribu untuk perpindahan sambungan rumah dari pipa lama ke pipa baru.

Ketua RT 7, Kelurahan Baharu Selatan, H. Halidi, sebagai salah satu pelanggan PDAM di jl. veteran saat ditemui oleh wartawan menyatakan, “Penggantian pipa ini dilakukan pada waktu yang salah. Karena sejak di gantinya pipa induk, air PDAM baru sekali jalan. Kami di mintai untuk biaya pemasangan sambungan rumah sebanyak Rp 70 ribu. Padahal pipa sambungan dari pipa induk masuk ke rumah, kami yang beli sendiri,” ujar Halidi.

Dikatakan oleh Halidi, bahwa pada RT nya, tercatat 165 rumah warga, yang mungkin semuanya menggunakan layanan PDAM.

Demikian juga salah satu pelanggan lainnya di jalan veteran, namun enggan disebutkan namanya, menyatakan, “Sebenarnya saya pribadi keberatan, dan bertanya tanya, kenapa pelanggan yang dimintai biaya Rp 70 ribu untuk pemindahan sambungan dari pipa induk lama ke pipa induk yang baru. Padahal pemasangan pipa induk baru itu kan kontraktor yang kerjakan. Bukan kami sebagai pelanggan yang meminta penggantian itu,” bebernya kepada KP.

Sekretaris Daerah Kotabaru, H. Said Akhmad Assegaf, menanggapi adanya pungutan yang terindikasi sebagai pungutan liar yang dilakukan oleh PDAM tersebut menyatakan” Semua pungutan yang dilakukan terhadap warga, baik itu retribusi ataupun lainnya, harus ada dasar hukumnya. Selama ada aturannya, itu legal. Tapi kalau tidak ada aturannya, itu ilegal, pungutan liar. Coba tanyakan ke PDAM, apa dasarnya dia memungut biaya dari pelanggan. Karena biasanya, di dalam kontrak lelang, pemasangan pipa yang dilakukan oleh kontraktor, sudah include pemindahan sambungan rumah,” ujar Sekda.

Kabid teknik PDAM Kotabaru, Tri Basuki, bersama PLT direktur PDAM Basuki,SH saat ditemui wartawan di ruang kerja PLT 11/10, menyampaikan, pemindahan sambungan rumah dari pipa induk lama ke pipa induk baru memang pihak PDAM membebankan biaya SR (sambungan rumah), kepada warga.

“Tentang pemasangan pipa di jalan veteran itu, sebenarnya adalah peremajaan yang dilakukan oleh Dinas Cipta karya atas dana APBD, karena pipa di wilayah itu banyak yang bocor.

Namun, sambungan ke rumahnya (pindah booring), adalah domain PDAM. Memang kami memintai kepada warga sebanyak Rp. 75 ribu untuk biaya pemasangan sambungan rumah. Dan tidak akan dipasang sambungannya jika belum bayar. Semestinya mereka membayar Rp. 375 ribu, akan tetapi kami menganggap Rp. 300 subsidi terhadap pelanggan. Dasar hukum pemungutan yang kita lakukan adalah, ada SK dari direktur PDAM,” ujar Tri Basuki.

Akan tetapi ketika dimintai untuk memperlihatkan SK direktur PDAM yang dimaksud, SK nomor berapa dan direkturnya siapa, Tri menjanjikan akan mengirimkan via WhatsApp.

Direktur (PLT), PDAM Kotabaru, Basuki, SH, ketika ditanyakan tentang pungutan itu apakah sah menurut hukum, ia menanggapi, “Sah, karena ada SK dari direktur,” tandasnya.

Sementara KP, Dijanjikan untuk di kirimkan foto Surat keputusan direktur yang mengatur tentang pemungutan biaya atas pindah booring, namun sudah beberapa hari di tunggu, hingga berita ini di turunkan, SK dimaksud tidak dapat diperlihatkan. (and/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...