Deny Indrayana Andalkan Dana Sumbangan

Deny Indrayana

BANJARMASIN, KP – Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia, Deny Indrayana ‘tantang’ atau jadi pesaing Pamam Birin pada pilkada yakni pemilihan gubernur Kalsel 2020.

Dirinya memastikan maju pada Pilgub Kalsel 2020 danmenyatakan tidak akan mendaftarkan diri jika hanya untuk penjaringan wakil gubernur.

Deny juga sudah menyiapkan rencana cadang jika dirinya maju melalui partai politik tidak mendapatkan dukungan.

Ia mengaku sudah menyiapkan fotokopi KTP sebagai syarat pencalonan perorangan.

“Saya memastikan maju pada pemilihan kepada daerah (Pilkada) Kalsel 2020, baik dari jalur partai politik ataupun jalur perorangan,’’ kata Deny, Minggu (13/10).

Menurut Deny dua cara tersebut memungkin dan diperbolehkan secara aturan.

Ia juga memastikan persyaratan di dua jalur itu akan terpenuhi.

Upanya mempersiapkan KTP hanya untuk langkah antisifasi jika parpol tidak memberikan dukungan.

Disinggung bagaimana dengan modal pendanaan politik?.

Deny mengakui tak mempunyai modal besar. Diakuinya dalam perpolitikan harus mempunyai modal.

Untuk menambah pundi-pundi keuangan, Deny akan membuka sumbangan bagi pihak manapun yang ingin berpartisfasi.

Dikatakannya dalam waktu dekat akan membuka rekening pengumpulan dana kampanye.

Ia pun mempersilahkan siapapun untuk berpartisifasi baik warga Kalsel ataupun warga luar.

“Saya akan terima sumbangan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan pilkada,’’ bebernya.

Pada kesempatan tersebut Deny juga mengakui peluang calon petahana, H Sahbirin Noor sangat besar.

Sebab pria yang akrab disapa Paman Birin itu kuat dari segi kinerja dan mempunyai kemampuan.

Meski demikian, lanjutnya, ia mempunyai tekad untuk bersaing pada Pilkada 2020. Sebagai junior ia juga akan minta izin dengan Paman Birin.

“Insyaallah saya akan komunikasi dengan beliau meminta izin menjadi kontestan pilkada,’’ tutur Deny.

Deny yang cukup lama berkiprah di tingkat nasional mengaku mempunyai kedetakan dengan tokoh-tokoh nasional seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo Subianto.

Modal itu ia manfaatkan untuk menjalin komunikasi dengan petinggi parpol agar mendapkan dukungan pencalonan dirinya. “Kenapa saaya akhirnya memutuskan turun gunung? Karena saya ingin mengabdi kepada daerah sendiri.

Dan yang paling penting saya punya ibu yang harus saya urus, itulah makanya kenapa saya mau kembali ke Banua,’’ ucapnya.

[]Ambil Formulir

Ketika itu pula, Deny Indrayana mengambil formulir di Kantor DPD Partai Demokrat Kalsel.

Kedatangan Deny Indrayana ke Kantor DPD Partai Demokrat Kalsel ditemani beberapa orang pendukungnya. 

Ketua Tim Penjaringan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Aminudin Aziz mengatakan, Deny Indrayana merupakan orang pertama mengmbil formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Kalsel periode 2019-2024 di Partai Demokrat.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kesediaan pa Deny Indrayana mengambil formulir pada hari ini,” ujar Aminudin Aziz.

Menurutnya pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel 2019-2024 pada Partai Demokrat Kalsel berakhir hingga 30 Desember 2019.

Sementara, Deny Indrayana mengatakan, pengambilan formulir ini, merupakan bentuk keseriusannya mengikutu pemilihan kepala daerah.

“Hari ini merupakan hari kelima bagi saya menyatakan maju sebagai bakal calon kepala daerah di Kalsel,” tegasnya.

Selain mengambil formulir di Partai Demokrat Kalsel, juga serupa sudah di Partai Nasdem Kalsel. (mns/K-2)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...