Desa Liyu Halong Jadi Lokasi Revolusi Hijau

Paringin, KP – Desa Liyu kecamatan Halong menjadi kickoff atau permulaan penanaman serentak Daerah Aliran Sungai (DAS) se-Kalimantan Selatan (Kalsel).

Program Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel melalui UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Balangan itu ditandai dengan penanaman tiga spesies tanaman yaitu sengon, jengkol, petai dan durian oleh jajaran pejabat Pemkab Balangan dan masyarakat setempat, Jum’at (25/10).

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Ir Husaini menyampaikan program Revolusi Hijau merupakan respon untuk mengurangi luasan lahan kritis, pemulihan daerah aliran sungai serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

“Sebagai sebuah gerakan, program Revolusi Hijau memang dirancang sebagai program berkelanjutan, ini sejalan dengan gerakan nasional pemulihan daerah aliran sungai yang merupakan salah satu program strategis di tingkat nasional,” katanya.

Dia berharap agar semua pihak untuk terus menanamkan kesadaran bahwa setiap batang pohon yang ditanam adalah wujud kepedulian terhadap lingkungan serta kelangsungan hidup yang lebih baik bagi anak cucu di masa yang akan datang.

Sebelumnya, Patliansyah selaku Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabupaten Balangan (KPH), mengungkapkan, program revolusi hijau yang tengah dilaksanakan ini kedepannya akan tetap berlanjut bahkan lebih ditingkatkan lagi.

Berita Lainnya
1 dari 1.234
Loading...
ANAK PRAMUKA – Ikut berpartisipasi melakukan revolusi hijau di Desa Liyu kecamatan Halong. (KP/Ist)

“Terkait dengan program secara umum, revolusi hijau tetap berlanjut, kalau bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin telah mencanangkan program yang luar bisa untuk kelangsungan hidup masyarakat Kalsel melalui revolusi hijau.

“Mari kita bersama sama mendukung dan mensukseskan program revolusi hijau ini, khususnya untuk di daerah kabupaten Balangan,” imbuhnya.

Terpisah, Sukri, Kepala Desa Liyu juga mengatakan sangat mendukung dan siap mensukseskan apa yang diprogramkan Gubernur Kalsel Paman Birin melalui Dinas Kehutanan Kalsel kegiatan penanaman pohon serentak atau revolusi hijau.

“Kami sudah ada mendapatkan sosialisasi dari KPH Balangan. Dan masyarakat kami sangat mendukung,” tegasnya.

Penanaman pohon serentak ini akan semakin meningkatkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa hutan dan lingkungan berperan penting bagi kehidupan dan masa depan

Kegiatan ini pun juga mampu menjadikan acuan untuk masyarakat sekitar agar dapat menciptakan hutan Balangan yang asri nan hijau. (jun/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya