Meski Kemarau, DPUPR Diminta Tetap Jaga Kebersihan Drainase

Banjarmasin, KP – Meski saat ini masih musim kemarau, Pemko Banjarmasin melaui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) diingatkan untuk tetap memperhatikan kondisi dan kebersihan pembuangan air atau saluran drainase yang ada di kota ini dari lumpur dan berbagai tumpukan sampah.

“Pembenahan dan menjaga kebersihan drainase perlu untuk menjadi perhatian agar pada saat musim hujan nanti tidak sampai terjadi genangan hingga membuat ruas jalan menjadi terendam,’’ujar angota komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Zainal Hakim.

Kepada KP, Selasa (15/10), ia mengemukakan, selain menjaga dan memelihara kebersihan drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) juga diminta untuk melakukan perbaikan segera terhadap drainase yang sudah dalam kondisi rusak atau kurang berfungsi baik.

Belum Ideal

Anggota dewan dari F-PKB ini mengakui, banyak pembangunan saluran air atau drainase di kota ini yang belum ideal. Akibatnya tidak jarang, dalam kawasan tertentu meski sudah tersedia saluran pembanguan air, namun kawasan itu tetap saja tergenang apalagi saat hujan cukup tinggi.

“Seperti Bundaran Simpang Empat Jalan Lambung Mangkurat tepatnya depan Hotel Mentari yang jika hujan lebat dalam waktu lama, kawasan itu sering tergenang,’’ ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.783
Loading...

Ditandaskan Zainal Hakim, pembangunan drainase yang bagus, menjadi kunci utama mengatasi meluapnya air ketika memasuki musim penghujan. Namun banyak drainase di Banjarmasin justru berbanding terbalik, dimana keberadaan dan fungsi drainase tidak mampu menampung luapan air.

Lebih jauh ia mengemukakan, berdasarkan kajian untuk ukuran ideal pembangunan sebuah drainase ada yang dinamakan drainase induk dan primer, ada juga sekunder serta tersier. Disamping itu, interkoneksi antara saluran yang satu dengan yang lain mesti terhubung dengan baik.

Sementara drainase di Banjarmasin umumnya dibangun relatif sangat kecil dan belum terkoneksi dengan baik, seperti aliran untuk pembuangan utama dan aliran sekunder yang dibuat untuk tiap-tiap kawasan.

Menyikapi permasalahan tersebut, Zainal Hakim meminta intansi terkait dalam hal ini untuk melakukan penataan ulang drainase jalan yang ada. Minimal, ujarnya, bila saat hujan tidak sampai mengenangi ruas jalan.

Menurutnya, hal lain yang patut menjadi perhatian adalah guna mengantisipasi genangan hingga dikhawatirkan banjir perlu dituntut partisipasi seluruh warga untuk menjaga dan memelihara kebersihan drainase.

“Selain itu juga pengawasan ketat terhadap pendirian bangunan atau ruko yang tidak memperhatikan dan melakukan penutupan terhadap beberapa drainase yang ada,’’ demikian Zainal Hakim. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya