Sungai Jingah Pelatihan Sasirangan Pewarna Alam

Banjarmasin, KP – Salah satu upaya untuk meningkatkan kreaktivitas warga Kelurahan Sungai Jingah, kini kelurahan tersebut melakukan pelatihan kain sasirangan pewarna alam agar kain yang menjadi ciri Khas orang Banjar semakin laris.

Lurah Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara Jainuddin mengakui, perlu adanya pembinaan terhadap masyarakat agar eksistensi kain sasirangan tetap bisa bertahan, terutama dengan pelatihan terhadap masyarakat agar lebih bernilai ekonomis.

Jadi melalui dana kelurahan digelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan kain sasirangan, terutama dari segi bahan baku pewarna alami, ucap lurah kepada wak media, belum lama ini.

Khusus dana yang dipakai dari kucuran Bantuan Dana Desa yang selama ini sudah dikucurkan untuk kepentingan masyarakat, melalui sosialisasi, pelatihan, bimbingan teknis, dan pelatihan posyandu.

Berita Lainnya
1 dari 1.783
Loading...

“Terus terang memang kita sedang mengadakan pelatihan pembuatan corak kain sasirangan menggunakan pewarna alam,’’ ucapnya.

Hal ini penting dilakukan karena kebanyakan pewarna pakaian menggunakan bahan kimia, hal tersebut lah yang perlu adanya inovasi baru dengan memanfaatkan bahan pewarna dari alam. “Warna kita buat dari alam, seperti kulit kayu , buah-buahan, getah pohon yang bisa mengeluarkan kambiom,’’ jelasnya.

Sementara itu, penyerapan dana kelurahan ditarget bisa mencapai Rp180 juta, terbagi menjadi dalam beberapa tahan pengambilan tergantung kebutuhan. “Kita kan dianjurkan untuk menghabiskan dana kurahan, tahap pertama Senin ini sudah mencapai Rp70 juta, kemudian lanjut lagi Rp70 juta lebih sesuai anggaran yang ada,’’ katanya.

Sedangkan kendala yang dialami dalam proses alokasi dana tersebut di karena organisasi masyarakat yang belum sepenuhnya mempunyai lembaga hukum yang sah dari kementerian dalam pengerjaan proyek. “Inikan yang pertama untuk Badan Keswadayaan Masyarakat dalam melakukannya, sehingga belum mempunyai payung hukum Kemenkumham,’’ ujarnya.

Bahkan, dirinya mengklaim sumber daya manusia dapat terpenuhi dengan baik dan dapat mengerjakan dan mengelola pembangunan, akan tetapi karena persyaratan rumit menjadi terhambat. “Insyaallah akhir Desember rampung,’’ tutupnya. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya