Bupati Tapin Panen Bawang Merah Di Desa Suato Lama

BUPATI TAPIN - HM Arifin Arpan lakukan panen bawang merah di desa Suato Lama kecamatan Salam Babaris kabupaten Tapin. (KP/Ist)
482

Rantau, KP – Bupati Tapin Drs. HM. Arifin Arpan, MM lakukan panen bawang merah di desa Suato Lama kecamatan Salam Babaris kabupaten Tapin.

Tanaman bawang sudah lama ditanam dan dan dikembangkan di kabupaten Tapin, khususnya pada lahan kering yang beririgasi khusus. Mengingat tanaman bawang merah ini harus memerlukan perhatian khusus terutama ketersediaan air yang mencukupi dan tidak harus terendan secara terus menerus.

Saat melakukan panen bawang merah di desa Suato Lama belum lama tadi, bupati Tapin HM. Arifin Arpan nampaknya merasa kurang puas mengingat hasil panen kali ini kurang banyak mengingat musim panas atau kemarau yang terlalu panjang.

“Tahun ini kayaknya cuacanya terlalu ekstrim atau terlalu panas, sehingga kondisi tanaman bawang merah di Tapin kurang menuaskan saat panen,” ungkapnya.

Menurut bupati lagi bahwa tanaman bawang merah memamng memerlukan banyak air namun juga tidak harus dilahan basah atau terendam air secara terus menerus. Walaupun tanaman bawang tidak cocok di lahan basah akan tetapi lahannya harus memerlukan pengairan yang cukup.

Untuk mengantisifasi terjadinya kemarau yang berkepanjangan ditahun-tahun depan, maka bupati menyarankan agar dibuat sumur bor dalam dengan melibatkan bantuan dana CSR dari perusahaan tambang batubara maupun perkebunan kelapa sawit yang ada di daerah ini.

“Kita berharap tahun depan tanaman bawang ini terus ditanam dan dikembangkan oleh petani, namun pabila terjadi kemarau yang panjang kita sudah siapkan sumur-sumur bor sebagai sumber mata airnya,” ungkap bupati Tapin.

Sementara itu pada kesempatan terpisah kepala dinas Pertanian kabupaten Tapin Wagimin mengungkapkan bahwa di desa Suato Lama pada tahun ini telah ditanam tanaman bawang merah seluas 2 hektar dan dalam waktu tidak terlalu lama lagi akan dilakukan pemanenan secara keseluruhan dan ia berharap hasilnya dapat menghasilkan bagi petani bawang.

Menurut Wagimin lagi tanaman bawang merah di kabupaten Tapin sudah beberapa tahun belakangan ditanam oleh petani dan hasilnya selalu memuaskan dan hasil tanaman bawang merah ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain itu juga dengan berhasilnya tanaman bawang merah di tanam di Tapin maka akan mengurangi ketergantungan terhadap kebutuhan bawang dari Pulau Jawa, dan bahkan hasil tanaman bawang di Tapin mampu memasok kebutuhan bawang merah di provinsi Kalsel, dan bahkan juga untuk beberapa kawasan provinsi Kalteng. (ari/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...