Dewan Usulkan Pengembangan Kebun Raya Banua

BANJARMASIN, KP – Panitia khusus (Pansus) Raperda Pengelolaan Kebun Raya Banua yang terletak di lokasi perkantoran Pemerintah Provinsi di Banjarbaru, ingin mengembangkan keberadaan kebun raya tersebut agar memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Kita ingin mengetahui dulu rencana pengembangan Kebun Raya Banua tersebut, sebelum memberikan usulan pengembangan ke depan,’’ kata Wakil Ketua Pansus Raperda Pengelolaan Kebun Raya Banua, Zulfa Asma Vikra kepada wartawan, Senin (25/11), di Banjarmasin.

Untuk itu, pihaknya akan segera mengundang pihak terkait masalah kebun raya ini, terutama badan pengelolaa kebun dan SKPD lainnya agar bisa melihat apa yang diperlukan untuk pengembangannya.

“Jadi kebun raya ini mau di bikin seperti apa? Rencananya bagimana?’’ ujar politisi Partai Demokrat.

Jika sudah diketahui apa yang sudah dilakukan dan apa yang perlu diperbaiki, maka mudah bagi dewan untuk merencanakan pengembangan ke depan, agar kebun raya ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Bisa jadi untuk tempat wisata, koleksi tanaman langka, konservasi tanaman tertentu ataupun tempat penelitian,’’ tambah Zulfa.

Berita Lainnya
1 dari 449
Loading...

Bisa jadi juga untuk membangun konservasi anggrek, tanaman langka, tanaman obat dan lainnya, mengingat areal kebun raya ini cukup luas mencapai 100 hektare.

“Misalnya konservasi anggrek. Jadi bisa fokus untuk mengumpulkan berbagai jenis anggrek yang ada di Kalsel, terutama anggrek lokal,’’ ungkap politisi dari daerah pemilihan Kalsel VII meliputi Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut.

Bahkan, daerah konservasi ini juga bisa melindungi kelestarian anggrek lokal, yang mungkin sudah mulai langka dan sulit ditemui, mengingat kondisi hutan Kalsel yang rusak.

“Ini hanya untuk anggrek, belum lagi untuk jenis tanaman lainnya yang bisa dilestarikan keberadaannya di kebun raya Banua ini,’’ jelas Zulfa.

Menurut Zulfa, jika sudah jelas rencana pengembangan kebun raya banua ke depan, maka bisa diperhitungkan bagaimana pengelolaan dan pembiayaannya agar kebun tersebut bermanfaat bagi masyarakat.

“Mungkin bisa mencontoh pengelolaan Kebun Raya Bogor, atau kebun milik pemprov lainnya,’’ ujarnya.

Diharapkan, keberadaan kebun raya Banua ini bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kalsel, seperti halnya kebun raya Bogor yang bisa mengoleksi berbagai jenis tanaman. “Mungkin juga untuk pengembangan fauna, tidak hanya flora,’’ katanya. (lyn/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya