Dinkes Terapkan Tarif Baru Retribusi Pelayanan Kesehatan

BANJARMASIN, KP – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin mulai menerapkan retribusi pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas, termasuk RSUD Sultan Suriansyah yang kini sudah mulai beroperasi.

“Terhitung tanggal 1 November 2019 lalu tarif baru retribusi pelayanan kesehatan ini sudah diberlakukan di seluruh puskesmas maupun RSUD Sultan Suriansyah milik Pemko Banjarmasin yang kini sudah beroperasi,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi saat berada di Kantor DPRD Kota Banjarmasin kepada sejumlah wartawan, Jumat (15/11).

Menurutnya, penerapan tarif baru pelayanan kesehatan ini menyusul diterbitkannya Perda Kota Banjarmasin tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan yang sudah disahkan sekitar bulan April 2019 hasil revisi Perda Nomor : 8 tahun 2014.

Menurutnya, revisi Perda Nomor : 8 tahun 2014 karena dinilai sudah tidak sesuai lagi sehingga harus disesuaikan dengan kondisi saat ini agar lebih realistis.

Machli Riyadi menandaskan, kenaikan retribusi pelayanan kesehatan tersebut diyakini tidak akan memberatkan masyarakat, khususnya bagi warga tidak mampu atau miskin yang telah menerima kartu BPJS kesehatan.

“Layanan kesehatan untuk warga miskin atau pemegang kartu BPJS tetap grastis karena biayanya sudah ditanggung pemerintah,’’ ujarnya.

Menyinggung prosentasi kenaikan, Machli menjelaskan, tidak seberapa besar. Seperti, ungkapnya, jika sebelumnya pada Perda lama biaya pendaftaran dan pelayanan dikenakan Rp15.000 naik menjadi Rp25.000.

Ia juga menjelaskan, terkait kenaikan retribusi pelayanan kesehatan ini sudah disosialisasikan dan sampai sekarang tidak ada keluhan dari masyarakat. “Karena kenaikan tarif layanan kesehatan ini hanya berlaku masyarakat pasien umum atau tidak miskin, bukan termasuk warga miskin,’’ tandasnya.

Machli juga memaparkan, tarif layanan kesehatan itu sudah termasuk jika pasien menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis. “Coba bandingkan saja berapa biaya yang harus di keluarkan bila kita memeriksakan kesehatan pada dokter spesialis, ongkosnya bisa ratusan ribu rupiah, sementara dalam Perda ini cuma Rp25.000 kan murah sekali,’’ kata Machli.

Ia mengungkapkan, sebenarnya Perda baru tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan ini sudah diterapkan sekitar enam bulan lalu. Namun, ujarnya, karena sebuah Perda harus melalui tahapan menunggu evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri dan harus diregistrasi dalam lembaran daerah, maka sebelum Perda ini diterapkan tentunya harus menunggu waktu dan proses.

Terkait diterbitkannya Perda baru atas revisi Perda Nomor : 8 tahun 2014 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di puskesmas.

“Revisi Perda ini juga sekaligus dalam kerangka menyosong selesainya pembangunan Rumah Sakit Sultan Suriansyah,’’ kata Mathari mantan Ketua Pansus Revisi Perda Nomor : 8 tahun 2014 ini.

Ia menyebutkan, Perda No : 8 tahun 2014 adalah sebelumnya hasil dari revisi Perda No : 16 tahun 2011. “Jadi ini merupakan kedua kalinya Perda tersebut dilakukan revisi,’’ ujarnya.

Lebih jauh anggota dewan dari F-PKS ini menyadari, dalam upaya meningkatkan mutu di bidang pelayanan kesehatan, disadari bukan hanya semata menjadi tanggung jawab pemerintah semata khususnya dalam hal ini Pemko Banjarmasin, tapi juga diperlukan peran serta dan partisipasi masyarakat.

Dijelaskan, objek retribusi pelayanan kesehatan meliputi rawat jalan di puskesmas dan jaringannya, seperti rawat jalan dokter umum, rawat jalan perawatan gigi, rawat jalan pelayanan dokter spesialis dan rawat jalan pelayanan dokter spesialis luar.

Selanjutnya, rawat inap, layanan 24 jam UGD berupa pemeriksaan dokter jaga, paramedis dan laundry serta tindakan perawatan gigi dan mulut, pemeriksaan laboratorium, tindakan fisioterafi, pelayanan persalinan dan atau pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (PONED), pemeriksaan calon jemaah haji dan sejumlah retribusi pelayanan kesehatan lainnya. (nid/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...