Klaster Cabe Rawit di Dadahup Untuk Stabilan Inflasi

Palangka Raya,KP – Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah bangun klaster cabe rawit di kawasan Desa Dadahup, Kabupaten Kapuas, diawali penanaman perdana binih bersama Kepala Dinas Pertanian dan Kelompok Tani setempat, Selasa (26/11).

Dari Bank Indonesia penanaman bibit diwakili oleh Dedykari Batuah, dan dari Pemkab Kapuas diwakili Kepala Dinas Pertanian Anggono Bhakti dan Ketua Kelompok Tani serta Ketua Koperasi.

Menurur Dedykari Batuah Bank Indonesia salah satu tugasnya menjaga kestabilan inflasi, yang disebabkan gejolak harga cabe, bawang merah, ayam ras.

“Meski sering banjir namun Desa Petak Batuah, memiliki potensi untuk pengembangan cabe rawit agar selalu tersedia dipasaran, guna mengatasi inflasi,”katannnya.

Untuk itu lanjut Dedykari, dibangun klaster pada lahan seluas 3 ha, menghasilkan 2 ha area tanam cabe rawit, sisanya untuk kolam warga. Pihak pengelola dilaksanakan Kelompok Tani dan Koperasi Berkah Nusa Bakti, Desa Dadahup.

Berita Lainnya

Gubernur Dorong Penguatan Masyarakat Dayak

Gubernur Bantu Korban Banjir Gunakan Helikopter

1 dari 585
Loading...

Pembangunan klaster didahului pelatihan dan pendampingan, serta bantuan tanggul bedengan, bibit, pupuk, dan sarana produksi lainnya untuk poktan.

“Semoga klaster ini jadi percontohan bagi warga lainnya sekaligus untuk beri motivasi petani sekitarnya menanam cabe rawit,”harapnnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Anggono Bhakti mengungkapkan daerah ini lumbung padi dengan kontribusi mencapai 49 persen dari hasil padi Kalteng.

Dengan adanya klaster cabe rawit itu, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Kapuas, dan pihaknya juga.minta dukungan pengembangan komoditas lainnya seperti bawang merah, maupun padi.

“Semoga inimendapat dukungan semua pihak,”tutup Anggono. (drt/k-8)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya