Paripurna Pengajuan Nota Keuangan Dan Raperda APBD 2020 Ditunda

Tamiang Layang ,KP – Ketua DPRD Bartim Nur Sulistio mengatakan,  paripurna penjelasan kepala daerah atas pengajuan nota keuangan dan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2020 ditunda.

“Ditunda karena kehadiran anggota DPRD Barito Timur hanya 13 orang dari 25 orang anggota dewan atau tidak memenuhi kourum,” kata Nur Sulistio usai memimpin paripurna di Tamiang Layang, Jumat (16/11 )

Menurutnya, karena tidak memenuhi kuorum maka pelaksanaan paripurna akan dilaksanakan pada hari berikutnya atau terjadinya perubahan jadwal tanpa mengganggu pelaksanaan program daerah tahun 2020.

Nur Sulistio menyampaikan permohonaan maaf kepada publik, karena yang diajukan merupakan sebuah agenda sangat penting yakni berisikan program daerah tahun 2020 untuk meningkatkan pembangunan yang tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat.

Walaupun dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, Nur Sulistio menyayangkan ketidakhadiran Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas selaku kepala daerah, karena agenda yang sangat penting tersebut.

Program daerah tahun 2020 akan dibahas bersama eksekutif dan legislatif. Oleh karena itu, perlu  keaktifan semua pihak baik di eksekutif dan legislatif.

Keaktifan eksekutif dari kehadiran kepala organisasi perangkat daerah yang sangat minim juga disayangkan politisi Partai Golkar itu. Sebab, kepala OPD hanya dalam hitungan jari.

Berita Lainnya
1 dari 528

Paripurna penjelasan kepala daerah atas pengajuan nota keuangan dan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2020 akan dijadwalkan kembali Bagian Risalah dan Persidangan Setwan Barito Timur.

“Hari Senin (18/11) akan kita sampaikan untuk dievaluasi agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi lagi. Karena kinerja diawali dengan niat membangun,” kata Nur Sulistio.

Jika kinerja diawali dengan niat untuk membangun Kabupaten Barito Timur, maka semua pihak diharapkan melaksanakan tugas pokok dan fungsi serta peranan masing-masing dengan maksimal.

Untuk itu, melaksanakan tugas dan amanah yang diemban merupakan tanggung jawab yang seharusnya bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Terutama agenda maupun jadwal yang harus dilaksanakan.

“Jika ada agenda di luar kedinasan atau urusan pemerintahan maupun tugas negara, apalagi tidak begitu penting maka seyogyanya bisa ditunda dulu. Karena paripurna penjelasan kepala daerah atas pengajuan nota keuangan dan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2020 ini merupakan jadwal penting yang sudah dirumuskan, dibicarakan dan rumuskan dengan sebaik-baiknya,” demikian Nur Sulistio.

Paripurna penjelasan kepala daerah atas pengajuan nota keuangan dan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2020 ditunda karena kehadiran anggota dewan hanya 13 orang dari 25 orang.

Selain itu, tidak dihadiri kepala daerah dan kehadiran kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Timur tidak maksimal.

Paripurna tersebut dipimpin Nur Sulistio dengan didampingi wakilnya Ariantho S Muler dan Andreas Depe dan dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh didampingi Sekda Eskop. (Vna/k-8)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya