Pasokan Ikan Tongkol Sisik Dominasi Pelabuhan Banjarraya

ARMADA KAPAL BERTAMBAH - Sejumlah armada kapal terlihat melakukan tambat di Pelabuhan Banjarraya semakin bertambah dengan semakin banyaknya hasil tangkapan nelayan dalam melaut sehingga harganya semakin normal saat ini. (KP/Hifni

Banjarmasin, KP – Kepala Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Rusdi Hartono menandaskan kebutuhan ikan laut di Kota Seribu Sungai setiap bulannya sangat besar yakni dikisaran 1000 ton lebih.

Saat ini menurut penuturan para awak kapal yang melakukan sandar di Pelabuhan Banjarraya Banjarmasin, Kamis (14/11) menjelaskan, gelombang sangat bersahabat sehingga hasil tangkapannya sangat bagus memasuki bulan ini dan harga ikan laut seperti peda, bawal hingga tongkol sisik kembali normal harganya.

“Pagi ini ada sekitar 6 sampai 7 kapal saja yang melakukan sandar dan akan melakukan bongkar selama beberapa hari ini yang ikan laut yang dibawa sangat banyak jumlahnya,” sebut Andra asal Pelaihari.

Adapun ikan yang dibawa para pengumpul ini berupa ikan tongkol dan lajang kriting dan peda karena ikan-ikan ini paling disukai konsumen.

“Untuk penentuan harga ikan laut dikawasan Banjarraya ini kami tidak bisa campur tangan mekanisme semua diserahkan kepada pasar, tugas kami disini hanya memberikan pelayanan dan memberikan fasilitas tempat saja,” jelas Kepala Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Rusdi Hartono dikantornya.

Ia menghimbau kepada warga banua, tidak usah kuatir karena pasokan ikan laut sangat banyak dan stabil seperti ikan peda, tongkol, bandeng hingga lanjang.

“Permintaan ikan laut setiap harinya dari warga Banjarmasin hingga mencapai 40 ton dengan jumlah transaksi hingga mencapai miliaran lebih,” sebutnya.

Lebih lanjut Rusdi menjelaskan, dari data BMKG kondisi gelombang masih normal sehingga tangkapan nelayan dilaut sangat bagus beberapa minggu ini sehingga berpengaruh kepada harga jual ikan laut semua jenis yang kembali normalnya.

Untuk ikan peda dijual hanya Rp32 ribuan, lajang Rp25 sedangkan tongkol sisik hanya Rp28 ribuan jika dipasar harga jualnya diatas Rp38 ribuan perkilo, layang hanya Rp26.

Bebarapa hari ini armada kapal yang merapat hingga sampai 7 kapal dengan muatan hingga mencapai 10 ton perkapal dan yang mendominasi masih ikan tongkol sisik dan peda serta layang.

Namun harga disini berlaku mekanismi jika pasokan berkurang atau tangkapan nelayan semakin sedikit maka harganya akan naik dan berdampak hingga kepasar tradisional karena Pelabuhan Banjarraya ini sentra pasokan ikan laut terbesar namun jika pasokan berlimpah seperti ini seharusnya ikan laut dipasaran sudah normal. (hif/K-1)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...