Pemprov Kalteng Anggarkan 20 Milyar untuk Karhutla

Palangka Raya,KP – Gubernur Sugianto Sabran dan Bupati/Wakil Bupati se Kalteng melakukan penandatangan kesepakatan bersama tekan karhutla pada tahun 2020 mendatang.

Penandatangan kesepakatan bersama dilakukan usai rapat koordinasi evaluasi dan rencana kerja menghadapi kemarau panjang tahun 2020, berlangsung di Kantor Gubernur, Senin (4/11).

Rakor dipimpin langsung Gubernur Kalteng, didampungi Dan Rem 102 PP selaku Dansatkarhula, Ketua DPRD Wiyatno, Sekda Kalteng dan Dirjen Karhula Kementrian LHK dihadiri Bupati, Wakil Bupati se Kalteng bersma instansi terkait, seperti BPBD dll.

Gubernur mengakui tahun 2019 ini dari segi anggaran, maupun sarana dan prasarana sangat terbatas, termasuk tenaga dilapangan.

Bahkan sumur bor yang jumlahnya mencapai 9.500 unit terbanyak di wilayah Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya mencapai 200 unit kurang efektif.

Pada kesempatan itu Gubernur minta agar jauh-jauh hari antisipasi karhutla, dengan menggunakan dana reboisasi (DR) yang mencapai Rp 259 milyar.

Pemprov Kalteng sendiri menganggarkan Rp 20 milyar untuk karhutla tahun 2020. Ini agar jangan sampai mau melakukan pemadaman kehabisan bbm dan kesulitan membeli bbm.

Karena itu tolong daerah anggarkan untuk tim dilapangan, seperti bbm dan pelaratan lainnya, dan melakukan pembahasan saat mulai kemarau.

Guberbur juga menekankan perlu regulasi pembukaan lahan dengan cara bakar dan kearifan lokal, sebab sebenarnya UU lingkungan hidup juga membolehkan.

Ke depannya dana DR bisa 50 persen untuk karhutla, terang Direktur KLHK Rafles, dan minta sejak april nanti mulai lakukan sosialisa bahaya karhutla kepada daerah rawan kebakaran.

Sisanya untuk reboisasi dan perhutanan sosial bisa antisipasi karhutla, namun Kota P.Raya terbesar karhutla justru tak dapat DR. Dan menurut Wakil Walikota Umi Mastikah kini memasuki recovery pasca karhutla, kota urutan 5 paling beresiko bencana karhutla se Kalteng.

Pihaknya tahun 2020 menganggarkan Rp 1,8 milyar, tapi Gubernur minta paling sediikit Rp 5 milyar, pinta Gubernur, untuk buat embung atau kolam penyediaan air di daerah rawan karhutla. P.Raya.

Perlu diperhatikan di Kabupaten Pulang Pisau ada 400 masyarakat peduli api, di daerah rawan karhutla paling banyak nomor dua, dana tahun depan dianggarkan Rp 2 milyar untuk pengendalian, Rp 1,6 milyar untuk antisipasi, kata Edy Pratowo Bupati setempat.(drt k-8).

Gubernur Kalteng menandatangani kesepakatan bersama antisipasi dan penangan karhurla tahun 2020. (kp/drt)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...