Sayed Jafar Tinjau Lokasi Kebakaran di Pulau Sebuku

BUPATI KOTABARU - H Sayed Jafar tinjau lokasi kebakaran di Pulau Sebuku. (KP/Ist)

Kotabaru, KP – “Kebakaran yang terjadi di Pulau Sebuku menghanguskan kurang lebih 200 unit rumah, dan saat ini Bupati Kotabaru sudah berada di lokasi untuk meninjau langsung kondisi pasca kebakaran yang terjadi. Saat ini Pemerintah Daerah telah melakukan evakuasi dan mendirikan tenda dapur umum untuk membantu masyarakat para korban disana. Bantuan berikutnya akan kita susulkan lagi berupa obat obatan dan makanan juga pakaian”, terang Sekdakab Kotabaru H Said Ahmad kepada wartawan.

Informasi lain didapatkan bahwa, Bupati Kabupaten Tanah Bumbu juga segera turun ke lokasi memberi bantuan kepada korban.

Selain itu, aksi sosial siswa siswi dari SMK Pelayaran juga turun ke jalan untuk menggalang dana di kawasan lampu lampu merah di tengah kota yang dananya akan diserahkan bagi masyarakat yang terkena dampak kebakaran di Pulau Sebuku.

Informasi diperoleh dari petugas bahwa Kebakaran menghabiskan 200 rumah, pasar 2 buah los, 1 kantor Polsek, asrama polisi 5 pintu, dan satu buah alat berat milik perusahaan tambang PT Silo.

Dan korban, tercatat 750 jiwa kehilangan tempat tinggal. Namun tidak ada korban jiwa maupun luka luka di laporkan pada insiden tersebut.

Peristiwa kebakaran sendiri, terjadi Sabtu malam (23/11) sekitar pukul 20.00 wita melanda satu desa dengan 3 RT, yakni, Desa Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku.

Api menjalar dan melalap rumah rumah penduduk selama kurang lebih 7 jam hingga dapat dikuasai pukul 03.00 dini hari, Minggu 24/11.

Berdasarkan data sementara didapat, api berasal dari salah satu rumah warga yang kosong, yang diduga diakibatkan aliran arus pendek listrik.

Sementara, untuk para pengungsi korban kebakaran di tempatkan di 3 lokasi, yakni, Sekolah dasar Desa Sungai Bali, sekolah TK Sungai Bali dan halaman kantor Kecamatan. (and/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...