Tunggak Puluhan Juta, Aliran Listrik di Stadion 17 Mei Diputus

Banjarmasin, KP – Siapa sangka, stadion 17 Mei milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang sedang dalam proyek renovasi sejak pertengahan tahun 2019 lalu ternyata menunggak pembayaran listrik selama 6 bulan yang bernilai puluhan juta rupiah.

Humas PLN Regional Banjarmasin, Teguh Wasiato mengungkapkan stadion 17 Mei memiliki tunggakan listrik sebesar Rp 88.742.721 untuk tagihan rekening listrik selama 6 bulan.

“Idealnya 1 bulan pun menunggak maka PLN sudah memutus aliran listrik,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media di Banjarmasin, Selasa (5/11).

Teguh mengungkapkan saat ini kondisi stadion 17 Mei tersebut sudah diputus aliran listriknya dan akan dipasang kembali jika pihak penunggak membayar seluruh tunggakannya.

“Hanya bayar tunggakan saja maka listrik disana akan dialirkan kembali,” kata Teguh.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Lutfi Syaifuddin mengungkapkan pemerintah provinsi tidak bisa membayar tunggakan tersebut karena lepas wewenang.

“Saat ini benar pengelolaan stadion ada di pemprov Kalsel, namun tunggakan itu kewajiban badan pengelola terdahulu saat belum diserahkan ke pemprov,” beber Lutfi.

Menurutnya ini menjadi sebuah dilema bagi Pemprov Kalsel dan Badan Pengelola, karena seluruh aset sudah diserahkan ke pemprov Kalsel namun tunggakan juga tidak bisa dibayar oleh pemprov karena kewajibannya ada pada badan pengelola terdahulu.

“Dispora pun tidak bisa membayarkan tunggakan itu, karena saat menunggak itu kewenangan badan pengelola, makanya kewajibannya ada di badan pengelola,” tegasnya.

Adapun Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Hermansyah saa dikonfirmasi tidak berkomentar sedikitpun soal tunggakan listrik stadion 17 Mei yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah itu. (Zai/K-2)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...