Hari Kedua Ibadah Natal, Begini Prosesnya

Palangka Raya, KP -Dewan Gereja – gereja Persatuan Gereja Indonesia ( PGI) telah baku menetapkan bahwa setiap tahun tanggal 26 Desember adalah merupakan hari kedua untuk ibadah Natal bagi umat Nasrani.

Sama halnya dengan Gereja Kalimantan Evangelis ( GKE) Bumi Palangka yaitu di gereja Betesda jalan Rajawali km7 Palangka Raya. Momen Ibadah Natal hari kedua ini dilaksanakan pelayanan Peneguhan Sidi bagi anak muda, yang dikasihi Tuhan, yang dulunya semasa masih bayi atau balita telah dibaptis, sehingga mereka sudah beroleh bagian didalam anugerah Tuhan Yesus Kristus.

Mereka itu sudah mengikuti pelajaran Katekisasi dan dapat memahami pengharapan Kristen serta tanggungjawabnya, sehingga mereka mendapat kesempatan mempelajari firman Allah.

Sebelum peneguhan Sidi, Pendeta mengajukan beberapa pertanyaan yang wajib di jawab oleh peserta Sidi.
Pertanyaan Pertama dari Pendeta: Kepada siapakah saudara percaya?

Jawab peserta Sidi:” Aku percaya kepada Alah Bapa yang mahakuasa, khalik langit dan bumi. dan kepada Yesus Kristus, AnakNya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita dibawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun kedalam kerajaan maut.

Pada hari ketiga, bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk disebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk nenghakimi orang yang hidup dan mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus, gereja yang kudus dan am, persekutuan orang kudus, pengampunan dosa, kebangkitan daging dan hidup yang kekal.”.

Pertanyaan kedua, Maukah saudara hidup atas dasar kepercayaan Kristen serta meninggalkan dosa dan mentaati firman Allah sampai akhir hidup saudara? Jawab peserta Sidi :” Saya bersedia dan mau, oleh pertolongan Tuhan”.

Berita Lainnya
1 dari 275
Loading...

Pertanyaan Ketiga: Dari manakah saudara mengetahui kehendak dan kesucian yang dituntut oleh Tuhan? Jawab peserta Sidi,” Akulah Tuhan Alahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu Alah lain dihadapan Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit diatas, atau yang ada dibumi dibawah, atau yang ada didalam air dibawah bumi.

Jangan sujud menyembah kepadanya, atau beribadah kepadanya, sebab Aku Tuhan, Alah mu, adalah Alah yang cemburu, yang membalas kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.
Jangan menyebut nama Tuhan, Allahmu, dengan sembarangan, sebab Tuhan akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Alahmu, maka jangan melakukan pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hambamu laki-laki atau hambamu perempuan, atau hewanmu, atau orang asing ditempat kediamanmu.

Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya dan ia berhenti pada hari ketujuh, itulah sebabnya Tuhan memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut usiamu di tanah yang diberikan Tuhan, Alahmu, kepadamu. Jangan membunuh. Jangan berzinah. Jangan mencuri. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan.mengingini istrinya, atau hambanya laku-laki atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainta, atau apapun yang dipunyai sesamamu.

Pertanyaan Keempat kepada peserta Sudi: Maukah saudara berjanji menjadi anggota gereja dan hidup menjadi saksi Kristus didalam dan diluar jemaat? Yang dijawab oleh seluruh peserta Sidi, Saya berjanji, oleh pertolongan Tuhan.

Dan dimulailah prosesi peneguhan Sidi bagi anak muda dengan masing- masing Nast peringatan bagi mereka seperti untuk saudari Aprila Theresia Putri yang terdapat dalam kitab injil I Petrus 3 ayat 8 dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati. (Yld/KPO-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya