KPU Kalsel Peluncuran Pilgub-Wagub 2020

BANJARMASIN, KP – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan (KPU Prov Kalsel) gelar peluncuran pilgub -Wagub atau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2020 di Calamus Balroom Hotel Rattan In, Minggu (22/12 malam.

Ketua KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Sarmuji M.Ag mengatakan, kegiatan ini direncanakan awalnya tanggal 30 November yang lalu.

Namun karena ada kendala akhirnya tertunda hingga dilaksanakan pada kesempatan ini.

“Kami siap melaksanakan Pilgub Kalsel, juga 2 pilwali dan 5 pilbup di Kalsel, kami sudah melaksanakan berbagai persiapan untuk menghadapi tahapan pilkada 2020,” ucapnya.

Sarmuji membeberkan setidaknya terdapat 2 tahapan yang sudah diselenggarakan oleh KPU Kalsel yakni pedoman teknis jadwal tahapan pilgub dan pedoman teknis keputusan tentang dukungan minimal terhadap calon perseorangan.

“Minimal sebaran harus memenuhi 243.880 dukungan minimal, persiapan lain di Februari untuk merektut panitia penyelenggara kecamatan hingga kelurahan,” kata Sarmuji.

Lanjutnya, KPUD Kalsel pada bulan Februari juga menyelenggarakan penerimaan berkas calon perseorangan antara tanggal 19 sampai 23 Februari 2020.

“Kami juga melaksanakan bimtek proses pencalonan perseorangan maupun pencalonan dari parpol,” terangnya.

Ia berharap, lewat peluncuran Pilgub 2020 mendatang, seluruh masyarakat Kalsel bisa mengetahui adanya pilkada yang digelar tepatnya tanggal 22 September 2020 nanti.

Kemudian, Gubernur Kalimantan Selatan, H Syahbirin Nor, diwakili Ast 1 Bidang Pemerintahan, Siswansyah mengucapkan terimkasih kepada KPU Kalsel atas terselenggaranya 3 kali pemilu serentak yang sukses atas jalinan kordinasi KPU dengan Pemerintah daerah.

“2020 nanti kita akan menghadapi pemilihan kepala daerah serentak.”Baik gubernur maupun walikota atau bupati,” bebernya.

“Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu, Banjar, HSU, Balangan, Kota Banjarbaru dan Banjarmasin ini menggelar pilkada serentak dan ini bukan yang pertama di Kalsel,” ia menambahkan.

Berita Lainnya

Pasien Sembuh Covid Semakin Meningkat

1 dari 868
Loading...

Menurut Siswansyah, di Provinsi Kalsel pada tahun 2015 dan 2018 yang telah lalu sudah menyelenggarakan pilkada serentak, jika dihitung dengan pileg dan pilpres kemarin 2019 berarti sudah 3 kali selama 5 tahun ini Kalsel menyelenggarakan pemilu serentak.

“Kita ada pengalaman 2 kali pada pilkada serentak dan 1 pilres dan pileg kemaren

kita adalah banua yang sangat kondusif, peningkatan partisifasi politik masyarakat pun sangat tinggi,” ujarnya.

Kalsel menjadi salah satu daerah yang melampaui target, yakni dari 2,8 juta penduduk mencapai 80 persen, dibanding target yang dipasang hanya 77, 5 persen.

“Artinya partisipasi masyarakat kita terus meningkat,” terangnya.

Siswansyah berharap, 2 prestasi diatas bisa menjadi patokan dan modal untuk menghadapi pilkada 2020 mendatang, “Diperlukan kordinasi yang apik untuk kelancaran pemilukada, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat dan aparat harus saling bersinergi,” harapnya.

“Saya yakin berkat sinergi dan kekompakan kita semua pemilukada dapat terselenggara dengan baik dan lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU RI, Vryan Aziz mengungkapkan di Kalsel sangat luar biasa kegiatan peluncuran ini.

“Semuanya diundang berbagai lapisan, luar biasa Kalimantan Selatan ini,” sebutnya.

“Rasa rasanya yang paling meriah, paling semangat, tempatnya penuh baru malam hari ini,” paparnya.

Vryan Aziz menjelaskan hal ini tentunya menunjukkan kegairahan Kalsel dalam menyongsong pilkada 2020 nanti, diungkapkannya tidak mungkin KPU bisa sendirian untuk mewujudkan pemilu yang damai aman dan jernih.

“Dalam catatan Kalsel menjadi salah satu provinsi tercepat yang mengirim laporan pada pilpres dan pileg kemaren, ini patut di pertahankan kalau perlu ditingkatkan dan merupakan sebuah prestasi,” tutupnya. (zai/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya