Quorra ukir prestasi Di FIKS Sportama Bandung

Banjarmasin, KP – Petenis cilik Banjarmasin, Quorra Princy kembali mengukir prestasi pada even tennis nasional, di ajang MedcoEnergi FIKS Sportama Bandung, Jawa Barat yang berlangsung dari tgl 15-21 Desember 2019.

Namun Quorra yang tampil di kelompok red ball U8 tunggal hanya menempti posisi runnerup, di babak final kalah dari petenis cilik Tulungagung, Kirana dengan skor 7-10.

Menurut ibundanya yang setia mendampingi, Mami A,an lewat telpon sellulernya, Senin (16/12), dalam kejuaraan tennis junior nasional yang diikuti puluhan petenis untuk U8 tahun tersebut, Quorra sempat memimpin lebih dulu hingga 7-5, namun diduga karena factor kelelahan, dia gagal focus sehingga tertahan dan menyerah 7-10.

‘’Tapi Quorra tidak terlalu kecewa dengan hasil tersebut, meskipun hanya bias menempati posisi juara 2,’’ kata Mami A’an yang penggemar berat tennis lapangan dan mulai menurunkan ilmunya pada Quorra putri bungsunya tersebut.

Dalam kesempatan itu Mami A’an juga menyampaikan terimakasihnya pada Pelti Kota Banjarmasin yang dipimpin H Edy Rubayat dan jajaran pengurus yang rutin menggelar pertandingan untuk junior pada Persami (pertandingan Sabtu Minggu), sehingga petenis-petenis cilik banua memiliki kemampuan tampil pada ajang nasional.

‘’Kami juga berterimakasih Danrem 101/Antasari Kol Inf Syekh Ismed yang selalu rutin menggelar pertandingan tennis junior di Banjarmasin, dan memberikan keleluasaan untuk pemain junior berlatih di lapangan Korem Jl Lambung Mangkurat,’’ papar A’an

Upaya pembinaan Pelti Kota Banjarmasin yang dinakhodai H Edy Rubayat didukung Danrem 101/antasari bersama jajarannya, dengan menggelar Pertandingan Sabtu Minggu (Persami) setiap tiga bulan selama 2019. Berhasil melahirkan petenis-petenis cilik banua yang mampu mengukir prestasi di kancah nasional.

Berita Lainnya

PABBSI akan dibubarkan

1 dari 222
Loading...

Pada kancah nasional,Sportama Jr Chamionships VIII pada akhir November 2019 tadi di Sultan Hotel Jakarta.

Pada kelompok U8, Quorra Princy di babak final mengalahkan Haura Azka Hafidzah. Juara III bersama Atika Murakami dan Roselyn Wijaya.

Kemudian pada U10, As,Syifa Khansa Putri jadi jawara setelah mengalahkan Gwen Emily Kurniawan. Juara III bersaama, Viera Kharisma N dan Sheika Adelyna Soares.

Pada kelompok olutra U12, petenis banua, M Ragil Putra Yudha Darmawan harus puas menjadi runner-up dan mengakui keunggulan M Mouressi Urwah Mugorib yang menjadi juara pertama . Juara III bersama Rafa Jeconia Verdasco dan Jaden Elliot.

Menurut Ketua Pelti Banjarmasin Edy Rubayat, keberhasilan para petenis cilik banua mengukir prestasi di kancah nasional tersebut tentu saja sangat membanggakan.

‘’Keberhasilan yang diukir ketiga petenis cilik tersebut, berkat keja keras dan dukungan penuh dari para orang tua mereka, yang setia mendampingi anak-anaknya untuk berlatih tennis lapangan,’’ kata Edy Rubayat.

Mereka para orang tua atlet tennis cilik, rela mengorbankan waktu dan tenaga serta dana yang tidak sedikit, agar anaknya bias bermain tennis dan berani tampil mengikuti pertandingan skala nasional.

Padahal untuk mengikuti even nasional di Pulau Jawa tentunya dibutuhkan biaya yang cukup besar, untuk transport dan juga akomudasi lainnya. Namun pengorbanan mereka tidak sia-sia, karena anak-anak mereka berhasil mempersembahkan prestasi terbaik yang mengharumkan nama banua, pungkas Edy Rubayat. (nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya