BPJS Ketenagakerjaan Bayar Klaim Jaminan Kematian

Paringin, KP — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan provinsi Kalsel membayar klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris pesertanya dan klaim Jaminan kecelakaan kerja (JKK) dengan jumlah Rp 34.227.979,86.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan provinsi Kalsel Ofik Taufik menyampaikan, klaim tersebut untuk dua peserta, yakni Siti Jalilah pegawai non ASN pada Dinas Pendidikan yang meninggal dunia dan muhammad Rusdi ASN pegawai non ASN pada Satpol PP yang mengalami kecelakaan kerja.

“Hari ini sudah kami bayarkan klaim JKM dan JKK peserta atas nama Siti Jalilah kepada kepala dinas Pendidikan, klaim JKM nya sebesar Rp 24 juta dan klaim JKK atas nama M Rusdi sebesar Rp 10.227.979,86 kepada KasatPol PP,” ujarnya usai penyerahan klaim di halaman upacara kantor bupati Balangan, Senin (20/01).

Dengan pembayaran klaim tersebut, pihaknya ingin menegaskan kepada para pegawai non-ASN, terlebih para pelaku usaha, baik yang penerima upah maupun bukan penerima upah, bahwa penting menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Berita Lainnya

Kebijakan Setiap Misi ANIS

1 dari 1.237
Loading...

Melalui program-programnya, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan atas risiko-risiko kecelakaan yang terjadi dalam hubungan dengan pekerjaan.

“Manfaatnya sangat banyak. Kita tidak akan tahu dengan risiko pekerjaan yang kita hadapi. Untuk itu saya mengimbau para pelaku usaha untuk segera mendaftar, baik penerima upah maupun bukan penerima upah untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan kemampuannya,” kata dia.

Lebih jauh Kepala BPJS KT provinsi Kalsel Ofik Taufik menyampaikan, program BPJS Ketenagakerjaan bertujuan menjamin  pekerja dan keluarganya agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak pada saat terjadi resiko yang menyebabkan berkurangnya atau hilangnya penghasilan. Serta  meningkatkan kesejahteraan dan produktifitas kerja dan memberikan kepastian jaminan melalui program Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), maupun Jaminan Kematian (JM).

“Para pekerja di sektor swasta sekarang ini bisa menikmati pensiun bulanan layaknya PNS dengan mengikuti program Jaminan Pensiun,” jelasnya juga.

Disebutkannya, kami (BPJS) Ketenagakerjaan sangat mengapresiasi kepada Pemkab Balangan khususnya Bupati Balangan H Ansharuddin yang telah mau bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam hal akan mendaftarkan pegawai non-ASN nya kedalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara, Bupati Balangan H Ansharuddin “Kami selaku pemerintah ingin memberikan jaminan kesejahteraan pada pegawai ASN dan non ASN. Kita ingin merekka mendapatkan haknya, karena peran mereka juga sangat besar terhadap pembangunan daerah,” imbuh bupati. (jun/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya