KPP Kelas II Banjarmasin Wilker Kotabaru Melayani Sekali Seminggu

Kotabaru, KP – KPP Kelas II Banjarmasin Wilayah Kerja Kabupaten Kotabaru yang berkantor di kawasan pelabuhan panjang Kotabaru, hanya bisa memberi pelayanan masyarakat untuk Vaksinasi persiapan keluar negeri, terkhusus Vaksin meningitis bagi warga yang akan berangkat beribadah umroh, sekali dalam seminggu.

Hal tersebut, disampaikan oleh Kordinator Wilayah kerja Kotabaru, KKP Kelas II Banjarmasin, Andi Syarif, SKM, saat ditemui Kalimantan post di kantornya, 16/1.

Disampaikan oleh Andi bahwa, “pada awalnya, kita KKP wilker Kotabaru bisa memberikan pelayanan lebih dari yang sekarang, hanya melakukan vaksin sekali dalam seminggu. Hal tersebut dikarenakan ada dokter tetap yang khusus bertugas di sini.

Namun sekarang, dokter tersebut sudah berakhir masa tugasnya, sehingga tenaga dokter yang melayani sekarang dokter kontrakan, atau dokter konsultan dari dokter RSUD Kotabaru. Karenanya, pelayanan pemberian vaksin bagi warga yang akan keluar negeri, khususnya yang akan berangkat beribadah umroh, dengan vaksin kiningitis hanya dapat dilayani sekali dalam seminggu, yakni disetiap hari Kamis. Hari hari lainnya, masyarakat yang akan melakukan vaksin di persilahkan untuk mendaftar online terlebih dahulu”, terang Andi Syarif.

Berita Lainnya
1 dari 1.095
Loading...

“Akan tetapi,” sambung Andi Syarif, “sesuai peraturan kementrian Kesehatan no 23 tahun 2018, tentang pelayanan dan pengobatan vaksinasi Internasional, dapat di lakukan di klinik klinik. Seperti yang tertera di dalam Bab II, Vaksinasi. Disana menyebutkan pada pasal 2 ayat 2, Vaksinasi sebagaimana dimaksud ayat 1 dilakukan oleh klinik KKP, klinik, atau rumah sakit yang memenuhi persyaratan”, ujarnya.

Sehingga jika ada dokter klinik yang menyanggupi persyaratan yang dimaksud dalam peraturan kementrian Kesehatan tersebut, dikatakan juga dapat melakukan pelayanan pemberian vaksinasi semacam di KKP.

“Untuk pelayanan KKP wilayah kerja Kotabaru, selain musim haji, tingkat kebutuhan masyarakat, sedang saja. Yakni hanya berkisar 50 orang sekali buka dalam seminggu. Dan semuanya dapat terlayani dengan baik”. Kata Andi.

Disampaikan lagi oleh Andi Syarif bahwa, selain vaksinasi minihitis yang merupakan keputusan diplomatik tahun 2006, barsama pemerintah Arab Saudi, dikarenakan Arab Saudi adalah wilayah penyebaran virus minihitis yang di keluarkan oleh PBB, WHO, ada juga vaksin MERS-CoV, juga penyebarannya di Arab Saudi, Mesir, Oman, Qatar.

“Virus MERS-CoV ini adalah virus sindrom pernafasan. Namun yang lebih ditekankan ketika akan berhaji dan umroh, adalah vaksin minihitis. Jadi untuk bepergian ke Arab Saudi, vaksin minihitis adalah wajib. Nah lain lagi jika akan bepergian ke Amerika Selatan, Afrika. Vaksinasinya adalah yellow fever. Yakni, demam kuning yang di sebarkan oleh nyamuk. Demikian juga ketika akan ke negara, Australia, Inggris, dan Amerika. Vaksinasinya, adalah Influenza ( H3N2 ), yang lebih dikenal dengan flu Australia”, Beber Andi Syarif.

Disampaikan bahwa penyebaran Flu Australia ini sangat cepat dan berbahaya. Karena penyebarannya melalui udara. (and/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya