Pengurus FPTI Tabalong Dilantik

Tanjung, KP – Ketua umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kalimantan Selatan, Fathurrahman, secara resmi telah melantik FPTI Kabupaten Tabalong dan diberikan tantangan meningkatkan prestasi atlet di wilayahnya.

Hal itu, diungkapkan Ketum FPTI Kalsel ini saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus FPTI Kabupaten Tabalong masa bakti 2018-2022, belum lama tad di Aula TK Pembina Pembataan Tanjung.

Menurut Fathurrahman, melahirkan atlit-atlit panjat tebing sangat penting, agar bisa berprestasi di kancah yang lebih tinggi, “Sangat penting untuk menggenjot lahirnya atlet-atlet panjat tebing berprestasi dari daerah ini, sehingga bisa bersaing di level provinsi, regional, nasional bahkan internasional,” ujarnya.

“Terlebih saat ini di Tabalong tengah berlangsung kompetisi panjat tebing yang diikuti oleh para atlet dari seluruh Kalimantan,” sebutnya lagi.

Ketua FPTI Tabalong terpilih dan baru saja dilantik, H Mustafa, mengatakan  meskipun pelantikan pengurus cabang olahraga ini baru terlaksana namun tidak akan mengurangi semangat pihaknya untuk mempopulerkan olahraga yang tergolong ekstrem tersebut.

“Kami bertekad untuk memajukan olahraga panjat tebing di Kabupaten Tabalong. Apalagi, sekarang sudah banyak berdiri klub dan sarana dan prasarana menunjang olahraga tersebut,” pungkasnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.124
Loading...

Terpisah, Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat membuka kegiatan Tabalong Sport Climbing Competition (TSCC) Regional Kalimantan 2020 di Venue Panjat Tebing FPTI Tabalong mengatakan FPTI Kabupaten Tabalong telah menyikapi keinginan untuk mewujudkan Tabalong terdepan. “Ini merupakan kegiatan pertama di kabupaten Tabalong yang menyikapi tekad yang kita canangkan,” ucapnya.

Bagi Kabupaten Tabalong kegiatan ini sekaligus sebagai bagian ikhtiar bersama untuk menciptakan ruang dan tempat bagi generasi muda di Bumi Sarabakawa.

“Tenyata ruang dan tempat yang di ciptakan oleh FPTI Tabalong ini bukan tempat ruang yang kosong, terbukti total hadiahnya Rp40 juta artinya atlet panjat tebing ini bukan sekedar berprestasi tetapi ada reward atau intensif yang diberikan, Saya berharap mereka bisa melaksanakan kegiatan yang cakupannya se Kalimantan juga,” ujarnya.

Bupati Tabalong ini juga menekankan venue panjat ini akan terus pihaknya kembangkan. “Karena memang keinginan kita untuk menjadikan tempat panjat tebing yang lebih presentatif di Kalimantan.

Sementara, Ketua Pelaksana TSCC, Arif Nur Budiman, 101 peserta dari berbagai provinsi ikuti gelaran Tabalong Sport Climbing Competition Regional Kalimantan 2020 tersebut. “Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan ada delapan nomor yang dipertandingkan, mulai dari kelas umum, mahasiswa hingga kelas pelajar,” ujarnya.

Dalam lomba panjat tebing ini, Arif juga mengatakan pihaknya telah menyediakan total hadiah uang tunai senilai Rp40 juta. “Di samping itu pemenang juga akan mendapatkan trophy juara dan piagam penghargaan,” sebut Arif.

Terakhir dirinya menambahkan, guna memberikan rasa nyaman kepada para atlet sejumlah fasiltas penunjang kegiatan seperti penginapan dan kolam renang gratis telah disediakan pihaknya selama kegiatan berlangsung. (ros/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya