Bupati Ingin Orientasi Agrobisnis dan Agroindustri Terus Ditingkatkan

Martapura, KP – Bupati KH Khalilurrahman menghadiri Temu Teknis Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Banjar 2020, di Mahligai Sultan Adam Martapura, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Banjar, disamping kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

“Sesuai misi ke-3 kami, orientasi agrobisnis dan agroindustri perlu terus ditingkatkan. Daerah kita sebagai sentra padi, hendaknya jangan lagi menjual gabah, tetapi sudah berupa beras kemasan atau turunannya seperti tepung beras,’’ harapnya.

Sehingga tidak hanya meningkatkan nilai jual, namun juga menciptakan lapangan kerja baru di desa. Disamping itu, Kabupaten Banjar juga jadi tujuan wisata, banyak peluang yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan usaha ekonomi masyarakat.

Berita Lainnya

LPTQ Banjar Matangkan Kadernya 2 Bulan

Kasus Covid Menurun, Tapi Prokes Jangan Kendor

1 dari 1.183
Loading...

“Untuk itu saya berkeinginan sentra-sentra produksi pertanian bisa berkolaborasi dengan instansi terkait untuk dikembangkan, seperti Agrowisata Durian, Pasar Terapung, Budidaya Kerbau Rawa di Cintapuri serta banyak potensi lain,’’ katanya.

Sehingga kedepan tidak hanya sebagai sentra produksi, tetapi juga berkembang sebagai tujuan wisata. Dan sebagai wujud besarnya perhatiannya pada pertanian, di akhir tahun lalu dia sudah menyetujui Perbup tentang pembentukan UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

“Sehingga penyelenggaraan penyuluhan pertanian dilaksanakan satu atap, sedang program, kebijakan dan kegiatan SKPD terkait tetap masing-masing SKPD,’’ tandasnya.

Pembentukan UPTD ini, lanjutnya, sebagai tindak lanjut dari arahan Mentan dan Mendagri, agar penyuluh pertanian kian meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam rangka menyikapi semakin bertambahnya penduduk, meningkatnya kebutuhan bahan pangan, baik kuantitas maupun kualitas, serta alih fungsi lahan.

“Kepada seluruh penyuluh pertanian serta Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Banjar, saya berpesan, memasuki era Informasi Teknologi (IT) ini, jangan ada yang gagap IT, karena penyuluh adalah agen perubahan dan ujung tombak pembangunan, karena bersentuhan langsung dengan petani,’’ pungkasnya. (wan/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya