Dua Korban Sungai Tapin Diterbangkan ke Tegal

Rantau, KP – Setelah tiga hari dicari, dua korban tenggelam dibawa arus sungai Tapin telah ditemukan dalam kondisi sudah menjadi jasad, pada Selasa (11/02/2020).

Pertama kali jasad Khamdan Alfian (19) ditemukan subuh sekitar pukul 05.45 WITA, di kampung Kacapuri desa Banua Halat Kiri kecamatan Tapin Utara atau berjarak sekitar 1 km dari titik asal tenggelam di Jalan Pahlawan RT 03.

Korban kedua yang bernama Fikri Ramdhani (19) kembali ditemukan sore tepat pukul 17.40 WITA, di Rt. 4 Perintis Raya dengan jarak sekitar 300 meter dari titik asal mula korban tenggelam di Jalan Pahlawan Rt. 3 kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara.

Temuan mayat tenggelam oleh pencarian yang terdiri dari aparat BNPD kabupaten Tapin, bersama TNI/Polri, Tagana, Bapara, TRC, serta relawan lainnya yang berupaya secara berkelanjutan menelusuri sungai Tapin dan bahkan ada yang menginap di Posko pencarian.

Temuan kedua korban ini, juga membuat ratusan warga setempat heboh ingin menyaksikan langsung proses evakuasi jasad. Selanjutnya, jasad keduanya dibawa ke kamar jenazah RSUD Datu Sanggul Rantau.

Atas temuan itu pihak keluarga korban nampak sangat histeris dan duka mendalam ketika menjenguk mayat korban.

Berita Lainnya
1 dari 868
Loading...

Salah satu anggota Tim Bapara Rescue Kandangan HSS, Edi Rakhmani mengatakan, proses pencarian cukup sulit, lantaran sungai Tapin kondisi arusnya masih sangat deras, karena sebelumnnya kawasan Tapin habis dilanda banjir.

Penemuan mayat korban kedua ini berawal sejumlah warga yang duduk di pinggir sungai tepatnya di Rt. 4 Perintis Raya, lalu melihat ada sesosok mayat manusia yang timbul dan hanyut. Lalu warga berteriak, ada korban tenggelam yang dicari-cari mengapung.

Kebetulan tim Bapara lebih dekat dan menggunakan perahu karet bermesin sigap dan berupaya untuk meraih dengan mengikatkan tali ke tubuh korban dan diangkat ke dalam perahu.

“Tim kami saat itu yang paling dekat dengan tubuh korban, maka langsung meraih dan mengangkatnya ke ayas perahu,” ungkap Edi Rakhmani.

Diketahui, kedua korban terbawa arus sungai pada Minggu (09/02/2020) lalu, atau sudah tiga hari dua malam di sungai.

Bos korban atau milik warung Tegal ‘Bakpian’ Soepa dan isterinya Imai langsung menuju kamar jenazah. Sesampainya di rumah sakit keduanya histeris dan sangat bersedih.

Ia mengatakan, akan mengupayakan kedua mayat korban akan diterbangkan ke Jawa yakni kota Tegal Jateng pada Rabu (12/02/2020) hari ini. (ari/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya