Paman Birin Arahkan OJK Perketat Pengawasan Investasi Ilegal

Banjarmasin, KP – Iming-iming keuntungan yang besar seringkali membuat masyarakat terjebak dengan investais ilegal atau bodong.
Secara khusus, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, meminta peranan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan pengawasan dan mengedukasi masyarakat.

“Ada beberapa kasus yang pernah terjadi di Kalsel dan itu merugikan masyarakat banyak, satu bulan untung, dua bulan oke, tiga bulan bangkrut, kita berharap OJK lebih signifikan lagi dalam melakukan pengawasan kepada investasi ilegal serta mengedukasi masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Paman Birin, pada pertemuan Industri Jasa Keuangan Kalimantan Selatan Tahun 2020 di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (4/2).

Berita Lainnya

Akademisi ULM Kritik Reduksi Mapel Sejarah di SMA

Dewan Ajak Masyarakat Manfaatkan Hutan

1 dari 1.397
Loading...

Menurut Paman Birin, OJK tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dari lembaga lainya seperti penegak hukum bersama satgas waspada investasi.

Gubernur juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan OJK dalam mendukung perekonomian daerah melalui upaya-upaya membuka akses keuangan yang lebih luas kepada masyarakat.

Sementara itu, Anggota Komisioner OJK RI, Ahmad Hidayat, mengatakan ​pada tahun 2020, OJK telah menyiapkan kebijakan dan inisiatif yang diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor prioritas Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan UMKM dan masyarakat kecil, mendorong inovasi teknologi informasi industri jasa keuangan, serta reformasi internal dalam pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan.(mns/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya