Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Penyakit Dalam di RSUD Balangan Mulai Pukul 7.30 Wita

Paringin, KP – Manajem RSUD Balangan keluarkan surat edaran terkait pendaftaran rawan jalan spesialis penyakit dalam. Surat edaran yang ditandatangani Direktur RSUD Balangan dr Ferry MMRs, bernomor : 800/063/YMI/BLUD-RSUD-BLG/2020, yang isinya pendaftaran pasien dibuka pukul 07.30 wita setiap hari, hari Senin-Kamis kuota pendaftaran spesialis penyakit dalam 50 orang, hari Jumat-Sabtu kuota pendaftaran spesialis penyakit dalam 20 orang dan untuk pasien dari kecamatan Halong – Tebing Tinggi diprioritaskan bisa didaftarkan hari berikutnya dengan menunjukkan bukti KTP sebanyak 6 orang per hari.

dr Ferry mengungkapkan, keluarnya surat edaran ini karena adanya keluhan warga terkait jadwal pendaftaran pasien yang beredar di media sosial (FB).

“Mereka mengeluhkan kenapa pendaftaran pasien di RSUD Balangan harus tengah malam dan kalau terlambat sedikit aja nomor antriannya sudah habis. Kasihan kami yang membawa pasien yang sudah tua umurnya,” begitu keluhan warga ujar Ferry, Sabtu (08/02).

Dan tambahnya, adanya keluhan warga di media sosial ini, Bupati Balangan H Ansharuddin meminta kepada manajemen RSUD Balangan mengeluarkan perubahan jadwal pendaftaran pasien.

Berita Lainnya
1 dari 281
Loading...

“Bupati meminta kepada kami (Direktur) RSUD Balangan untuk merubah jadwal pendaftaran pasien. Dan dari hasil rapat kami keluarkan surat edaran,” katanya.

Lebih jauh, Direktur RSUD Balangan dr Ferry menjelaskan, pihak RSUD Balangan telah mengambil kebijakan diantaranya, untuk kuota pasien poli penyakit dalam hanya 50 orang per hari dan ini sesuai aturan BPJS.

“Karena kemampuan dokter penyakit dalam untuk memeriksa pasien dengan jumlah pasien 50 orang diperkirakan selesai pukul 3.30 – 4.00,” katanya. Dan untuk pendaftaran pasien di loket dibuka pukul 07.30 Wita.

Kemudian, diharapkan kedepannya nanti semoga dokter penyakit dalam yang dimiliki RSUD Balangan tidak hanya cuma satu orang melainkan dua orang.
“Mudah mudahan ada dokter penyakit dalam yang mau bekerja di RSUD Balangan,” harap Ferry.

Disebutkannya, kami sudah mencoba menghubungi RS kabupaten tetangga untuk bisa mendatangkan dokter penakut dalam sebagai dokter kontrak per kunjungan.

“Namun sampai saat ini belum ada yang bersedia,” imbuhnya sembari menambahkan di akhir bulan Maret dokter spesialis dalam dokter Riswanto sudah kembali dari tugas belajarnya. (jun/KPO-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya