Pria Tabalong Tewas di Kamar Hotel

Mendapati korban dengan posisi di atas kasur dengan keadaan kepala tertelungkup di atas meja samping kasur kamar

BANJARMASIN, KP – Seorang pria ditemukan tak bernyawa lagi dalam Kamar 309 Hotel Royal Jelita Jalan A Yani KM 4,5 Banjarmasin Selatan, Kamis (06/02/2020), sekitar pukul 11.35 WITA.

Rahmad (43), warga Komplek Citra Persada Indah Blok J 9 RT 14 RW 02, Mabuun, Murung Pudak, Tabalong tersebut ditemukan dengan posisi kepala tertelungkup di meja dan badan masih di atas kasur.

Awalnya, salah satu karyawan hotel, Aris Fauzan (44), warga Jalan Pangeran RT 07 Banjarmasin Utara menghubungi telpon kamar hotel korban, untuk menanyakan ingin cek out atau melanjutkan sewa kamar. Namun tidak diangkat oleh korban.

Lalu Aris Fauzan menghubungi nomor ponsel korban yang tercatat di buku tamu, beberapa kali dihubungi juga tak diangkat.

Lantaran tak ada jawaban sama sekali dari korban, Aris Fauzan menyuruh room servis Yudi mengecek korban di kamarnya.

Kemudian kedua karyawan hotel ini masuk ke dalam kamar dengan menggunakan kunci cadangan.

Berita Lainnya
1 dari 870
Loading...

Saat masuk, keduanya mendapati korban dengan posisi di atas kasur dengan keadaan kepala tertelungkup di atas meja samping kasur kamar.

Lalu manajeman hotel berinisiatif memanggil dokter dari Rumah Sakit Siaga Banjarmasin.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh dokter, korban dinyatakan meninggal dunia.

Selanjutnya pihak hotel menghubungi pihak kepolisian dari Polsekta Banjarmasin Selatan maupun dari Polresta Banjarmasin.

Kapolsekta Banjarmasin Selatan AKP H Idit Aditya melalui Kanit Reskrim, AKP Ganef Brigandono, saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan jasad tersebut.

“Iya ada laporan temuan pria meninggal dunia dari pihak hotel,” katanya.

Tak lama menerima laporan tersebut, anggota Polsekta Banjarmasin Selatan bersama Tim Inafiz Polresta Banjarmasin langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP) dengan identifikasi korban, memasang polisi line, serta mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut.

“Anggota masih mendalami kasus ini, guna mengetahui secara pasti kematian korban sebenarnya,” sebutnya. (fik/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya