90 Persen SPBU Banua Sudah Digitalisasi

Disebutkan Saibani, PT Pertamina (Persero) mempercepat penerapan digitalisasi SPBU, karena sistem ini memberikan manfaat kepada konsumen berupa peningkatan kepastian takaran juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan penyaluran BBM.

BANJARMASIN, KP – Ketua DPD Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (HiswanaMigas) Kalimantan Selatan H Saibani mengungkapkan, 111 SPBU Pertamina di Kalimantan Selatan sudah menggunakan sistem digital.

“ 111 SPBU atau 90 persen dari jumlah milik orang banua lebih yang di digitalisasi dan sudah terpasang,” ujar H Saibani didampingi Sekretarisnya HM Irfani, kepada wartawan dalam suatu pertemuan, Jumat.

Saibani memastikan, pemasangan digitalisasi nozzle pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akan terus efektif pada Juni 2020, guna memastikan tidak adanya penyimpangan pendistribusian Bahan Bahar Minyak (BBM) yang bersubsidi.

PT Pertamina (Persero) dan PT Telkom (Persero) berkomitmen terhadap penggunaan informasi teknologi (IT) sebagai langkah efektif dalam mengendalikan pendistribusian BBM bersubsidi.

Disebutkan Saibani, PT Pertamina (Persero) mempercepat penerapan digitalisasi SPBU, karena sistem ini memberikan manfaat kepada konsumen berupa peningkatan kepastian takaran juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan penyaluran BBM.

Berita Lainnya
1 dari 449
Loading...

Melalui digitalisasi SPBU, penyaluran BBM dari tiap nozzle atau selang SPBU dapat tercatat secara akurat dan mendekati waktu faktual sehingga konsumen mendapat manfaat peningkatan kepastian takaran.

Pertamina tentunya juga dapat meningkatkan pengawasan atas penyaluran BBM sistem ini terintegrasi secara nasional hingga dapat dimonitor di pusat.

Jumlah penyaluran serta kondisi stok bisa dimonitor dan sudah bisa transaksi nontunai menggunakan aplikasi My Pertamina yang didukung Link Aja.

Digitalisasi SPBU ini meliputi penyediaan infrastruktur digital SPBU, data Center dan Connectivity di 5.518 SPBU atau 75.000 nozzle di seluruh Indonesia, hingga pemeliharaan (maintenance) selama jangka waktu perjanjian.

Digitalisasi ini juga akan memudahkan Pemerintah memantau dan mengawal penyaluran BBM khusus penugasan sebab, proses distribusi dapat terekam dengan akurat di dalam sistem, IT nozzle yang mencatat CCTV, mencatat nomor polisi dan merekam semuanya, imbuhnya.

Pemilik SPBU Kabupaten Hulu Sungai Selatan M Husaini menyatakan, kesiapannya mengamankan dalam penyediaan digitalisasi SPBU ini termasuk pengusaha SPBU yang ada di Hulu Sungai. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya