Gula Eceran Tembus Rp20 Ribu Perkilo

Nampaknya kalau Dolog dan Dinas Perdagangan tidak memberikan pasokan gula secepatnya maka harga gula akan naik kembali diatas harga Rp20.000 kisah ini akan terulang kembali kejadian gula yang melambung 2 tahun lalu

BANJARMASIN, KP – warga kota Banjarmasin kembali dibuat puyeng pasalnya harga gula pasir yang normalnya hanya Rp12500 perkilo saat ini disejumlah kios eceran sudah menembus angka Rp20.000 perkilonya.

H Fazri pemilik toko Ananda penjual sembako dikawasan Sultan Adam kepada wartawan Minggu (22/3) mengungkapkan, saat ini ia menjual gula pasir sudah Rp 20,000 per kilo karena ketika sudah membeli dengan distributor sudah Rp18,000 belum termasuk ongkos angkutnya.

Naiknya harga gula curah biasa juga diikuti gula kemasan seperti merk Gulaku dan Rose Brand dijual Rp19 sampai Rp20.000 per kilo namun hingga saat ini untuk merk Gulaku sudah kosong sekitar 1 bulan lebih, pedagang kesulitan mendapatkan pasokan.

Nampaknya kalau Dolog dan Dinas Perdagangan tidak memberikan pasokan gula secepatnya maka harga gula akan naik kembali diatas harga Rp20.000 kisah ini akan terulang kembali kejadian gula yang melambung 2 tahun lalu.

“ Sebagai pedagang berharap gula bisa kembali normal walaupun di Indonesia belum memasuki masa panen dan ada kebijakan gula impor bisa masuk mengingat sebentar lagi memasuki bulan Puasa warga banua tentu sangat banyak memerlukan gula seperti pasar wadai tahunan,”sebutnya.

Ketua Gula Bersatu Kalsel H Aftahudin menjelaskan, memang saat ini sedang krisis gula dan tidak hanya dibanua ini namun merata di Indonesia kekurangan gula, ia menjual gula sekitar Rp18.000 per kilonya, karena sejak membeli di Pulau Jawa harganya sudah mahal.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, H Birhasani menjelaskan, ia berusaha mencari informasi terkait pasokan gula kesejumlah distributor besar di Jatim, Lampung dan Sulsel.

Namun parahnya, pabriknya sudah tidak beraktifitas karena terkait bahan baku dalam negeri belum panen, raw sugar/gula mentah import diperkirakan bulan April nanti baru masuk Indonesia dan stok nasional sudah kritis sekali.

“ Alhamdulillah aku dapat info dari Direktur Bahan pokok Kemendag RI, bahwa Perum Bulog akan dapat gula dari Pabrik Gula di Dumai sebanyak 20.000 ton kalau ini masuk banua kita aman,” jelasnya.

Lebih lanjut Birhasani mengungkapkan, pihaknya sudah berkirim surat ke Dirut Bulog untuk minta alokasi gula stok Bulog Kalsel dan info tersebut sudah disampaikan ke Bulog Kalsel agar sesegera mungkin minta jatah untuk Kalsel.

“Langkah koordinasi sudah kami lakukan dengan Bulog Kalsel, bahkan sudah melayangkan surat untuk minta jatah sebanyak 1000 ton menghadapi puasa dan lebaran, insya Allah doakan saja minggu depan masuk Bulog gulanya,’’jelas Birhasani.

Kepala Bulog Divre Kalsel, Arif Mandu menyebutkan, gula sudah di ajukan 1000 ton, diharapkan sebelum puasa sudah tiba sedangkan sembako lainnya aman stoknya beras ada sekitar cukup untuk lima bulan kedepan, terigu sebanyak 17 ribu ton masuk tanggal 30 Maret ini dari Jateng sedangkan minyak goreng 9000 liter dan ajukan pergeseran stok dari Kalteng ke Kalsel sebanyak 20,000 liter jadi menghadapi puasa hingga isu Covid 19 stok aman.

“ Saya harapkan kepada warga banua jangan melakukan aksi borong atau punic buying karena stok sembako kita saat ini berlimpah dan aman hingga beberapa bulan kedepan dan saya ingatkan kepada distrubutor besar untuk tidak memainkan dan menaikkan harga semaunya saat ini,” tandasnya.

H Yani penjual Bingka Bunda mengaku kebingungan jika bulan puasa nanti harga gula semakin tinggi saat ini saja sudah Rp20.000 berapa lagi menjual harga bingkanya, jika harga dinaikan takut pembeli semakin berkurang. (hif/K-1)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...