Air Pasang Tinggi Diprediksi Terjadi Hingga 18 April

Banjarmasin, KP – Beberapa hari terakhir air sungai di Banjarmasin mengalami pasang cukup tinggi saat siang hari. Akibatnya, beberapa ruas jalan yang berposisi rendah menjadi tergenang.

Genangan ini tak hanya terjadi di jalan-jalan permukiman dekat bantaran sungai. Tapi juga di beberapa jalan protokol. Sebut saja seperti Jalan Lambung Mangkurat, Hasan Basri, hingga Zafri Zam-zam.

Sebut saja seperti yang terjadi di depan Hotel Mentari Jalan Lambung Mangkurat. Genangan terjadi lantaran air yang ada di dreinase meluap dan keluar dari lubang saluran. Akibatnya, kendaraan yang melintas melambat, dan cukup mengganggu arus lalu lintas.

Kabid Sungai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hizbul Wathony mengakui pasangnya air sungai kali ini memang lebih tinggi dari biasanya, dan ini diprediksi akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan.

Berita Lainnya
1 dari 1.423
Loading...

“Bebebrapa hari ini memang muka air pasang agak tinggi dari biasanya, kemungkinan sampai tanggal 18 April kondisi seperti ini,” ucapnya saat dikonfirmasi Kalimantan Post, Kamis (16/04/2020).

Ia memperkirakan, hal ini terjadi disebabkan tingginya curah hujan di daerah hulu sungai berbarengan dengan dengan pasanggnya air laut. Sehingga permukaan sungai di Banjarmasin yang berada di bagian hilir menjadi naik.

“Prediksi ulun daerah hulu terjadi curah hujan yang lumayan tinggi sehingga saat pasang berbarengan dengan air dari hulu. Akibatnya muka air sungai di hilir (Banjarmasin) menjadi lebih tinggi dari biasanya,” katanya.

Pira yang akrab disapa Toni ini pun mengimbau kepada warga untuk terus berhati – hati. Terlebih saat melintas di Jalan yang tergenang. Jangan sampai akibat genangan akibat air pasang ini menjadi penyebab hal yang tak diinginkan.

“Semoga air pasang ini cepat kembali normal seperti biasa. Ini memang bersifat alami,” pungkasnya. (sah/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya