Cegah Covid 19 Disnakertrans Bagikan 7000 Masker Gratis

Banjarmasin, KP – Disnakertrans Kalsel pagi tadi bagikan masker gratis untuk para pekerja dan warga yang melintas dihalaman kantornya dalam upaya pencegahan covid 19 yang penyebarannya mulai berdampak pada dunia usaha mikro dan makro.

Kepala Disnakertrans Kalsel H Siswansyah yang didampingi sejumlah kabidnya dalam aksi bagi-bagi masker buatan dari anak-anak BLK Banjarbaru Rabu (15/04/2020).

H Siswansyah kepada wartawan menjelaskan, ini bagian bentuk kepedulian keluarga besar Disnakertrans Kalsel dalam ikut berfartisipasi dalam mengurangi dan menghilangkan penyebaran virus corona yang sangat berdampak pada dunia usaha dibanua ini.
Alhamdulillah sampai saat ini sudah sekitar 7000 lebih sudah kami bagikan kemasyarakat dan pekerja BHL secara gratis" sebutnya.

Walaupun ini kecil namun merupakan sumbangsih karyawan/wati Disnakertrans Kalsel dalam rangka turun mengurangi pandemi covid 19 dan kami akan terus melakukan program ini kedepannya dengan melihat situasi dan kondisi yang ada. Sardin Sasau Ketua Serikat Pekerja Aliansi Buruh menyampaikan, ucapan terima kasih dan apresiasi kepada kadis yang memberikan kami masker cukup bagus secara cuma-cuma kepada kami dan serikat pekerja. Kami hadir pagi ini bersama tiga Konfederasi dan SPSI dan rencana pagi ini juga maskar akan kami bagi-bagikan,” jelas Sardin.

Diakuinya memang perusahaan secara industri masih kurang melengkap ini untuk pekerjanya dan kami tidak terpantau dan pihaknya terus berupaya.

Berita Lainnya

Satu Anak Digigit, 4 Anjing Liar Dibius

Dewan Atur Sanksi Pelanggaran Prokes

1 dari 1.775
Loading...

Disinggung terkait pekerja yang dirumahkan untuk sektor industri jasa sudah cukup lumayan juga yang di PHK seperti perhotelan sudah sekitar 1000 lebih tapi masih dalam pengawasan kami apakah hak-hak pekerja sudah dibayar atau tidak,” tambah Ketua Serikat Pekerja Aliansi, Yunindiarto.

Kebanyakan laporan pekerja mereka dirumahkan tanpa dibayar padahal semestinya mereka tetap dibayar, dan pihaknya dalam waktu segera akan konsultasi dengan dinas terkait pengawasannya bagaimana ini.

Padahal kedepannya memasuki Ramadhan dan Lebaran terkait THR para pekerja ini kedepannya bagaimana terus akan kami perjuangkan, memang ini bukan kesalahan perusahaan mutlak namun wabah nasional.

Dikatakan, Yunindiarto, sudah beberapa kali meminta kepemerintah pusat dan daerah untuk bisa meringankan beban perusahaan industri Kalsel dengan pengurangan bayar beban listrik, BBM, Gas dan itu masih direalisasikan.

Dan saat ini buruh paling terdampak habis mereka apalagi dengan rencana PSBB dikota ini bagaimana mengaturnya karena teman-teman buruh kami dipabrik masih berkerja dan kecemasan itu terus ada. (KPO-1/k-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya