Ira Berharap Dapat Keringanan KPR

Banjarmasin, KP – Ira Wati berharap kredit rumahnya juga mendapat keringanan. Ia rela jauh-jauh datang dari Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala untuk mengambil formulir di Kantor Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Banjarmasin, Jalan RE Martha Dinata.

“Iya datang kesini mau mengajukan keringanan. Ini baru mau ngajuin. Kabar keringanan kredit rumah ini saya dapat dari tetangga,” ucapnya kepada Kalimantan Post, Kamis (09/04/2020).

Ira hanyalah seorang pedagang. Ia memiliki usaha warung kecil-kecilan di dekat rumah. Kondisi merosotnya ekonomi imbas pandem Covid-19 alias virus corona juga berdampak terhadap usahanya.

“Penghasilan saya menurut hampir separo sejak musim corona ini. Sedang keperluan hidup harus selalu dipenuhi. Anak saya banyak,” ungkap wanita berkerudung itu.

Ia berharap perjuangannya untuk mendapat keringanan kredit rumah tersebut tak menjadi sia-sia, dan berharap adanya program dari pemerintah ini bisa meringankan beban hidupnya selama pandem.

“Kreditan rumah saya 20 tahun. Senang sih dengan adanya program ini. Jadi bisa meringankan beban rakyat kecil seperti saya ini,” harapnya.

Berita Lainnya

Bang Dhin Geram Ada Pungli di Obyek Wisata

1 dari 456
Loading...

Adapun Branch Manager BTN Kantor Cabang Banjarmasin, Cahya Pribadi Putra mengatakan, hingga saat ini sudah ada sekitar 500 nasabah KPR yang sudah mengajukan keringanan ke BTN Cabang Banjarmasin.

Adapun keringanan yang diberi, sesuai usulan yang mereka sampaikan ke BTN pusat maksimal satu tahun. “Ada pembatasan ajuan permohonan mereka bagiaman. Maksimal sampai satu tahun. Ini yang kita usul ke kantor pusat,” ujarnya.

Lebih lanjut Cahya menjelaskan, pemberian keringanan ini tentunya melalui tahapan analisa apakah penghasilan yang bersangkutan betul-betul terdampak atau tidak.

Dicontohkan misal seperti UMKM, kemudian karyawan perusahaan maupun pedagang kecil yang memang betul-betul masuk dalam kriteria dan penghasilan mereka menurun dipastikan akan mendapat keringanan tersebut.

“Kita analisa lagi apakah usaha atau tempat bekerja merak terdampak. Tapi khusus untuk ASN, TNI dan Polri mereka tidak dapat. Karena gaji mereka tak tetap,” imbuhnya.

Selain itu, dari hasil perhitungan mereka dari 50 ribu, sedikitnya ada sekitar 1000 nasabah KPR yang kemungkinan terdampak merosotnya ekonomi akibat pandemi.

“Kalau batasan kita tidak ada. Sebaran yang mengajukan selamat mereka masuk dalam kriteria akan dilayani,” pungkasnya. (sah/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya