Pemkab Banjar Luncurkan ”Pasar Wadai Online”

Martapura, KP – Pemkab Banjar menghadirkan layanan belanja daring atau online untuk kebutuhan berbuka masyarakat saat menjalani puasa di bulan suci ramadhan. Kebijakan ini diharap bisa meminimalisir keramaian saat pandemi virus corona atau Covid-19 dengan penerapan physical/social distancing.


Pemkab Banjar sendiri membuat terobosan lewat aplikasi ”Belanja Wadai Ramadhan Online” (Badai Ramadhan) serta ”Bakulan” (Belanja Kue Lebaran Online) untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Esensinya guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona saat berbelanja bahan makanan di bulan puasa.


”Ini guna memastikan masyarakat tetap di rumah, namun tetap dapat membeli makanan untuk berbuka puasa, jadi kami rancang sistem belanja online tersebut. Jadi masyarakat tidak perlu berbondong-bondong keluar rumah,” kata Kadis Perindustrian dan Perdagangan I Gusti Made Suryawati, kepada KP, Kamis (23/4), di ruang kerjanya.


Apalagi, sambungnya, Banjar direncanakan bakal menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di enam kecamatan yang berbatasan dengan Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, jadi belanja online ini bisa menjadi solusi untuk memperkuat disiplin masyarakat.


Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banjar, sambungnya, sudah membuat daftar IKM makanan dan minuman selama ramadhan. Juga disertakan nomor handphone pemilik toko. Nantinya akan terintegrasi dengan jasa ojek online, seperti Grab.

Berita Lainnya

PKK Kalsel Beri 50 Ribu Masker Untuk Warga Banjar

Penerapan Prokes Covid-19 Rumah Ibadah Dievaluasi

1 dari 354
Loading...


”Akan banyak manfaat diambil dari penggunaan aplikasi tersebut, penjual wadai bisa menjual dagangannya tanpa interaksi langsung dengan konsumen, masyarakat juga bisa membeli makanan saat berbuka. Apalagi pasar wadai merupakan tradisi masyarakat banua saat ingin berbuka,” katanya.


Begitu juga aktivitas ojek online kembali bergairah guna menutupi sepinya penumpang pada kondisi Covid-19 sekarang. Diharap belanja makanan online akan ramai pembeli saat ramadhan.


”Masyarakat bisa membeli lauk pauk, kue kering/basah, minuman, anek roti dan lainnya,” katanya.


Kadis Perindag menekankan pula, di tengah merebaknya virus Corona saat, pihaknya meminta masyarakat yang ternyata ingin berbelanja keluar, tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19.


”Kami minta pedagang di pasar dan masyarakat yang berbelanja wajib memakai masker serta menjaga jarak satu dengan lainnya. Ini semua demi keselamatan bersama untuk mencegah penyebaran virus Corona,” pungkasnya. (wan/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya