Permintaan Beras Lokal Mengalami Kenaikan Saat Covid -19

Dalam sehari menjual 2 hingga 3 karung dengan harga beras lokal stabil seperti ini karena didukung pasokan yang cukup dan permintaan yang bagus,” tambah Rozali penjual beras Muara Kelayan.

BANJARMASIN, KP – Merebaknya covid 19 dan warga diminta lebih banyak dirumah, berakibat permintaan beras lokal meningkat tajam.

Menurut penuturan beberapa pedagang beras sejumlah pasar tradisional Banjarmasin, hingga saat ini harganya masih sangat stabil dijual dari beras lokal usang, Unus Siam hingga beras ganal yang paling termurah.

H Sani penjual beras dikawasan Teluk Dalam kepada wartawan Minggu siang menjelaskan, saat ini dampak warga lebih banyak dirumah penjualan beras lokal mengalami kenaikan baik dari ibu rumah karena mereka mulai mengurangi makan diluar dan ke mall.

Penjualan beras lokal seperti jenis Usang dan Unus Mutiara dan Siam paling dicari warga banua meskipun harganya paling tinggi dibanding beras lainnya dijual Rp12500,- sampai Rp13,000,- per liternya meskipun harganya tinggi namun permintaan masih cukup bagus.

Bertahannya harga beras lokal hingga saat ini karena didukung oleh pasokan yang cukup berlimpah dari sentra penghasil juga dari Bulog Kalsel sangat banyak stoknya.

Berita Lainnya
1 dari 457
Loading...

“ Kami berharap sebagai pedagang harga beras bertahan seperti ini karena pedagang akan diuntungkan bila harga beras stabil penjualan akan meningkat seperti sekarang ini,” jelasnya.

“Dalam sehari menjual 2 hingga 3 karung sangat mudah dengan harga beras lokal stabil seperti ini karena didukung pasokan yang cukup dan permintaan yang bagus,” tambah Rozali penjual beras Muara kelayan lainnya.

Memang seperti tahun yang lalu ketika harga beras melambung beras akan dipasok dari Jakarta dan Thailand dan pihak Bulog biasanya akan menggelar operasi pasar (OP) disejumlah titik kantong-kantong pasar tradisional, namun informasi yang dapat dari Bulog Kalsel stok beras aman digudangnya untuk beras lokal sampai akhir tahun nanti.

Fadli penjual beras di kawasan Muara Kelayan menuturkan, sampai bulan Juni ini harga beras fremium masih stabil tidak ada gejolak harga naik dalam beberapa minggu ini karena saat ini sedang akan memasuki masa panen dibeberapa sentra penghasil beras.

H Utuh penjual beras di Pasar Lama mengatakan, dalam beberapa pekan ini harga beras banjar termasuk yang tidak mengalami kenaikan harga jual sedangkan harga beras Jawa dijual sangat stabil hanya Rp10,000,- per liternya dalam sehari bisa terjual hingga 10 karung kecil.

Untuk beras Jawa ini biasanya rumah makan siap saji yang banyak membelinya karena tidak semua konsumen menyukai beras lokal karena dianggap terlalu keras jika dibanding dengan beras Jawa yang terlihat lebih lembek ketika sudah masak dan peminatnya biasanya banyak orang Jawa perantauan sendiri.

“Stabilnya beras lokal berdampak beras Jawa penjualannya juga sangat stabil terdongkrak naik karena masyarakat mulai mencampur beras Jawa dengan beras lokal dua banding satu dalam memasak,” demikian Utuh Saleh. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya