BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Minat investor yang berinvestasi di Kota Banjarmasin terus meningkat.
Hal itu diungkapkan langsung Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin, Ari Yani bahwa tahun ini target investasi di Kota Seribu Sungai tembus di angka Rp 1,2 Triliun.
Investasi itu kebanyakan ada di sektor perdagangan dan jasa berupa pergudangan yang memang saat ini paling banyak diminati oleh investor.
“Alhamdulillah meningkat terus apalagi kami didorong oleh pemerintah provinsi harus melampaui dari target tahun sebelumnya,” kata Ari, Rabu (8/7/2026).
Selain sektor perdagangan dan jasa, investor juga melirik di sektor kesehatan diantaranya klinik kesehatan dan rumah sakit.
Meningkatnya investasi di Kota Banjarmasin tentunya tak lepas dari gencarnya promosi investasi yang selama ini telah dilakukan pihaknya.
“Kami terus promosikan investasi dan menjelaskan bahwa berinvestasi di Banjarmasin itu mudah ditambah dengan regulasi yang meyakinkan bagi investor,” jelas Ari.
Meski tambahnya investasi di Kota Seribu Sungai itu memiliki tantangan yang klasik yakni keterbatasan lahan yang tersedia karena kian menyempit saat ini.
Namun tidak mengurangi minat investor untuk berinvestasi dalam jangka panjang. Hal itu juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.(ham/KPO-1)
“Mudah – mudahan ini bisa terus memberi peluang besar ke semua sektor investasi” ujarnya. (ham/KPO-).















