Walikota Nadjmi dan Gubernur Bicarakan Pembatasan Jalur Bandara

Banjarbaru, KP – Banyaknya permintaan dari warga yang ingin Bandara Syamsuddin noor di tutup jalur penerbangannya akibat dari mewabahnya virus Covid-19 akhirnya disikapi oleh petinggi Banjarbaru.

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, hal ini didasari oleh kebijakan Bandara bukanlah wewenang dari pemerintah kota Banjarbaru.

“Tadi pagi Gubernur Kalsel sudah roadshow ke beberapa daerah, tadi jam 7 ke kediaman Banjarbaru, kita diskusikan kebijakan bandara,” ujar Nadjmi Adhani kepada wak media, Selasa (31/03/2020).

Berita Lainnya

Pjs Walikota Laksanakan Koordinasi

1 dari 1.198
Loading...

Jelas Nadjmi, meskipun Bandar Udara berada di Kota Banjarbaru, namun kebijakan dan wewenang Bandara bukan di Pemerintah Kota, melainkan wewenang dari pihak Pemerintah Provinsi.

“Kebijakan bandara ini adalah kebijakan yang harus diambil oleh pimpinan daerah provinsi, dan hasil diskusi untuk memperketat penjagaan di pintu masuk provinsi yang kemudian akan diawasi selama 14 hari kedepan,” jelasnya.

Dalam hal ini, Pemkot juga akan mengajak relawan untuk terlibat melaksanakan penjagaan ketat. Dan lebih memonitor dan memantau juga mendeteksi keberadaan orang orang yang pernah bersentuhan dengan orang terpapar atau positif Covid-19. (Dev/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya