ARJUNA Mimpikan ke Pelatnas

448

Karateka muda banua, Mochtasarul Arjuna Perdana, sangat memimpikan untuk menjadi atlet Pelatnas, agar bisa mengecap pertandingan karate internasional

Banjarmasin, KP – Perkembangan dunia karate di Kalimantan Selatan, saat ini sangat pesat, secara otamatis persaingan juga sangat ketat karena banyaknya karatekannya. Arjuna salah seorang karateka Pengda INKANAS (Institute Karate Do Nasional) Kalsel, di gelutinya sejak usia 3 tahun.

Arjuna dgn nama lengkap Mochtasarul Arjuna Perdana, lahir di Banjarmasin 18 Januari 2004, saat ini bersekolah di SMA Nrgeri 1 Banjarmasin Kelas XI IPA 6. Sejumlah prestasi di raihnya dari tingkat Kecamatan, tingkat Kotamadya, tingkat Provinsi sampai tingkat Nasional juara II Kejurnas INKANAS tahun 2013 di Provinsi Bengkulu.

Arjuna, putera pasangan H.Mochtasarul Hamzah Noor dan Mardiah, di mana orangtuanya juga mantan atlit di era tahun 70-an dan saat ini menjabat sebagai Ketua Harian Pengprov FORKI (Federasi Olahraga Karate Indonesia) Kalsel, di bawah pimpinan H.Sahbirin Noor sebagai Ketua Umum yang juga Gubernur Kalsel atau lebih akrap disapa PAMAN BIRIN.

Berita Lainnya

Allstar Kalsel bagikan masker

Loading...

Suka Duka di alami Arjuna setiap mengikuti Kejuaraan Karate, karena cabang olahraga Karate adalah olahraga tidak terukur, berbeda dengan cabor Renang, Lari artinya siapa yg lebih dulu sampai finish, maka atlit tersebut juara. Kejuaraan Karate di tahun 2019, mengikuti Kejuaraan Karate Walikota Tebing Tinggi Open Sumatera Utara di bawah PB FORKI, Kejuaraan di buka oleh Sekjend PB FORKI hanya meraih juara 3 perunggu, Kejuaraan LEMKARI OPEN PIALA PAMAN BIRIN di Banjarbaru meraih juara 2 medali perak dan Kejuaraan Provinsi FORKI Kalsel PIALA PAMAN BIRIN 1 meraih juara 3 medali perunggu.

Arjuna mengikuti Kejuaraan Karate apa aja seperti O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional), OPEN TURNAMEN, ataupun Kejuaraan lain yang semuanya di laksanakan oleh FORKI selaku induk olahraga beladiri asal negara Matahari Jepang.

Memang yang dilaksanakan FORKI selalu berjenjang dan selektif hingga bisa masuk dalam Pelatnas. Keinginan setiap karateka agar bisa lolos ke Pelatnas itu merupakan kebanggaan, pasalnya selain menjadi wakil Merah Putih yang berlaga di event2 Internasional maupun Asia juga Asean, karateka Pelatnas juga mendapatkan pasilitas yang dibiayai langsung oleh Negara, bukan biaya sendiri.

Pelatih Arjuna, Rahmat Aidi, S.I.Kom mengatakan bahwa banyak Kejuaraan Karate di luar sana yang digelar, namun dengn biaya sendiri dan tidak di bawah naungan FORKI, sekalipun mewakili Indonesia.

Arjuna yang merupakan karateka INKANAS Kalsel dan FORKI Kalsel bertekad untuk menggapai impiannya masuk ke Pelatnas dengan terus berlatih sendiri menjaga kondisi fisik, meski sedang melaksanakan ibadah puasa dan di tengah wabah pandemi covid -19. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya