Bupati Tapin Lakukan Panen dan Tanam Padi Di Desa Pampain

Rantau, KP – Bupati Tapin Drs. HM. Arifin Arpan,MM di dampingi kepala Dinas Pertanian kabupaten Tapin H. Wagimin lakukan panen dan sekaligus tanam serentak se Indonesia di lahan kelompok tani di desa Pampain kecamatan Tapin Selatan.

Panen dan tanam serentak se Indobnesia ini akan dilakukan telecoferen dengan menteri Pertanian RI yang dilanjutkan dengan perbincangan bersama secara jarak jauk antara para bupati dan menteri Pertanian belum lama tadi di kawasan lahan pertanian desa Pampain kecamatan Tapin Selatan..

Kabupaten Tapin sebagai salah satu kawasan lumbung padi dan penyangga pangan nasional akan terus berupaya dan selalu meningkatkan hasil produksi pangannya khususnya padi untuk menjadi penyangga pangan ibukota negara RI yang baru.

Menurut bupati Tapin HM. Arifin Arpan bahwa pada hari itu kabupaten Tapin diikut sertakan teleconferen bersama menteri Pertanian RI bersama para bupati se Indonesia di lahan pertanian saat melakukan panen dan tanam kembali di lahan yang sama.

Berita Lainnya

Menkeu RI Berikan Penghargaan Ke Pemkab Tapin

25.000 Masker Dibagikan Untuk Masyarakat Tapin

1 dari 151
Loading...

“Lahan pertanian di wilayah kabupaten Tapin sangat luas dan begitu pula hasil produksi pertaniannya juga sangat banyak dengan bantuan para TNI dan kementerian Pertanian kita sanggup memproduksi padi melebihi kebutuhan masyarakat kabupaten Tapin sehingga dapat di jual keluar daerah,” ungkap bupati Tapin.

Dikatakannya pula oleh bupati Tapin target produksi pertanian di kabupaten Tapin selalu tercapai setiap tahunnya dan tahun 2020 ini produksi padi terealisasi seluas 84.000 hektar dan ini menjadi sasaran target nasional yang sudah di tetapkan oleh Presiden.

Dijelaskannya pula oleh bupati tapin bahwa bibit padi yang dikembangkan di kawasan ini adalah jenis padi C hirang dan Lili Tongga yang dikembangkan, dan kedepan terus di kembangkan lagi sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

“Selama ini bibit pertanian yang sudah ada dapat menghasilkan padi 51 ton perhektar, dan ini sudah memuaskan bagi petani di daerah ini,” ungkapnya.

Karena itu ia berharap kedepan dengan luasan pertanian tersebut ia berharap tanaman padi khususnya padi akan terus dikembangkan. (ari/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya