Dua Kecamatan di Pulpis Potensi Lumbung Padi Kalteng

Pulang Pisau, KP – Dua kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau, yakni Maliku dan Pandih Batu merupakan salah satu potensi lumbung padi di Kalimantan Tengah. Memiliki lahan pertaniannproduktif seluas 33.000 Ha dan luas lahan cadangan sekitar 11.000 Ha dengan sekitar 5.500 Ha siap difungsikan sebagai lahan sawah baru.

” Terkait kesiapan Kabupaten Pulang Pisau sebagai daerah penyangga pangan nasioanal, di Kabupaten Pulang Pisau ada dua Kecamatan yang sangat siap dijadikan sebagai lumbung padi, yakni Maliku dan Pandih Batu, ” kata Bupati Pulpis, H Edy Pratowo, Rabu (27/5).

Didampingi Ketua DPRD Pulpis H Ahmad Rifai, Kapolres Pulpis, AKBP Yuniar Ariefianto, S.H.,S.I.K.,M.H, Bupati Pulpis H Edy Pratowo dihadapan Sekda Kalteng,, Fahrizal Fitri bersama Kapolda Kalteng, Irjen Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto serta Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno di Pos Terpadu Desa Belanti Siam Kecamatan Pandih Batu, menyebutkan, dua kecamatan yang sangat berpotensi menjadi pertanian padi ialah Kecamatan Pandih Batu dan Kecamatan Maliku.

“Khususnya di Kecamatan Pandih Batu yang selama ini masyarakat mengandalkan hasil bercocok tanam. Termasuk sistem pengairan yang sudah memadai” jelas Edy Pratowo

Berita Lainnya
1 dari 115
Loading...

Selain itu, Bupati juga mengatakan untuk lahan pertanian yang dimiliki ialah 33.000 Ha dan luas lahan cadangan sekitar 11.000 Ha dengan sekutar 5.500 Ha siap sebagai lahan sawah baru.

“Untuk tanaman padi, masyarakat petani disini rata-rata menghasilkan 4 ton per hektare dengan panen dilakukan dua kali dalam setahun, ” imbuhnya

Edy juga menambahkan, bahwa tidak hanya Padi yang menjadi panen andalan di Pulpis. Melainkan, hasil pertanian lainnya seperti Jagung jug adalah hasil yang menjanjikan di Kabupaten Pulpis sebagai daerah ketahanan pangan.

Selain itu, untuk hasil pertanian, Edy mengatakan bukan tanpa kendala. Saat ini, yang menjadi permasalahan bagi masyarakat ialah pada pemasaran hasil panen. Sehingga sangat diperlukan kerjasama dengan Bulog dalam hal pemasaran hasil panen.

“Kami ankan terus mempertahankan Kabupaten Pulang Pisau sebagai lumbung padi Kalteng, ” pungkasnya. (sgt/K-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya