Kades Tata Mekar Divonis 15 Bulan Bayar Hutang Pakai Duit Dana Desa

Banjarmasin, KP – Terdakwa Abdul Rahman mantan Kepala Desa Tata Mekar Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar Kabupaten Kotabaru, diganjar 15 bulan penjara, karena menilep dana desa yang dikelolanya.

Vonis ini disampaikan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin pada sidang lanjutan, Senin (18/05/2020), yang dipimpin hakim Purjana.

Selain itu terdakwa juga dibebani membayar denda Rp50 juta subsidair sebulan kurungan.

Berita Lainnya

Lana Hujani Jukir dengan Pisau

Operasi Yustisi Perwali Wajib Masker Diperpanjang

1 dari 878
Loading...

JPU Armien dari Kejaksaan Negeri Kotabaru pada tuntutan, pada terdakwa selama 18 bulan penjara. Selain itu terdakwa juga dipidana denda Rp50 juta subsidair tiga bulan kurungan, sementara uang pengganti karena sudah dikembalikan dalam tuntutan ditiadakan.

Majelis hakim sependapat dengan JPU kalau terdakwa secara meyakinkan bersalah melanggar pasal 3 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) UURI No 31 tahun 1999 setelah diubah dan ditambah dengan UURI No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Jumlah kerugian negara dikembalikan terdakwa pada tahap penyidikan sebesar Rp98.903.400.

Seperti diketahui, dana desa yang di gunakan untuk kepentingan pribdi untuk membayar hutangnya, merupakan anggaran tahun 2017, modus yang dilakukan terdakwa Abdul Rahman menyalahgunakan kewenangannya dengan mengambil alih tugas dan wewenang bendahara desa. Baik menerima, menyimpan, menyetorkan atau membayar, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan APBDes. (hid/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya