Ledakan Kasus Positif Terjadi di Hari ke – 7 PSBB

Banjarmasin, KP – Meskipun kini PSBB sudah memasuki hari ke 9, tetapi masih terjadi ledakan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 atau virus corona di hari ke – 7 pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Banjarmasin.

Ledakan itu dapat dilihat dari data Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalimana Selatan yang diterbitkan pada belum lama ini. Dimana angka pasien positif di Banjarmasin loncat dari sebelumnya 47 menjadi 59 kasus.

Artinya dalam sehari saja ada 12 kasus yang ditemukan. Hal ini terkonfirmasi dari pengakuan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

“Iya benar, kondisi Banjarmasin ada penambahan 12 kasus baru. Dari sebelumnya 47 sampai hari ini berjumlah 59,” ujarnya.

Machli membeberkan bahwa 12 kasus baru ini tersebar di 4 kecamatan. “Empat kasus di Banjarmasin Utara, tiga kasus di Banjarmasin Tengah, tiga kasus di Banjarmasin Timur, dan dua kasus di Banjarmasin Selatan,” bebernya.

Berita Lainnya

Metode pembelajaran Inovatif Kunci ABK

Guru dan Penulis Tanbu Apresiasi e-book iKalsel

1 dari 1.398
Loading...

Jika dilihat dari peta penyebaran kasus secara keseluruhan mencapai 58,6 persen ujar Machli. Menurutnya, jika mengacu dari data tersebut tentunya jumlah sebaran ini tergolong besar.

“Dari peta presentasi penyebaran sudah mencapai 58, 6 persen. Ini sangat besar sekali,” katanya.

Selain itu ujar ujar Machli, selain kasus positif baru perlu diketahui untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Banjarmasin hingga saat ini mencapai 549 dan orang tanpa gejala (OTG) ada 313.

Machli menekankan, loncatan yang signifikan ini harus menjadi perhatian bersama, tak terkecuali masyarakat. “Peningkatan tajam 12 positif ini menjadi pemikiran kita bersama. PSBB ini lah upaya untuk memutus penularan,” jelasnya.

Upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona melalui peraturan PSBB hendaknya bisa diikuti dengan baik. “Keadaan seperti ini saya berharap warga kota betul peka dan sadar PSBB saat ini betul kita sadari langkah kongkrit yang perlu didukung untuk memutus rantai,” pungkasnya. (sah/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya