Mataraman Ketatkan Pengawasan Implementasi Himbauan MUI

Martapura, KP – Percepatan penanganan virus Corona (Covid-19 ) yang dilakukan Kepolisian Sektor (Polsek) Mataraman tetap mengacu pada arahan dari pemerintah daerah dan imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banjar.

Seperti meniadakan Shalat Jumat dan menggantinya dengan Shalat Zhuhur di rumah masing-masing, begitu pula dengan Shalat Tarawih berjamaah yang dilakukan juga di rumah saja.

Hal ini diungkapkan Kapolsek Mataraman Iptu Embang Pramono saat talk show yang dipandu host Ronny Lattar di studio Radio Suara Banjar 100,4 Fm, kemarin.

Hal ini diberlakukan sejak dikeluarkannya surat edaran dimaksud dengan melakukan pendekatan terhadap tokoh masyarakat, tokoh ulama dan pengurus masjid dan mushala yang ada di 15 desa.

”Umumnya mereka semua mengerti maksud dari imbauan yang dilengkapi surat edaran yang dikeluarkan, terlebih dengan ancaman hukuman bagi yang melanggarnya,” ujarnya.

Meskipun diakui terdapat kendala yang dihadapi saat sosialisasi di lapangan, namun semuanya bisa diatasi baik oleh petugas. Kerjasama yang apik petugas kepolisian dengan aparat pemerintahan desa hingga Ketua RT, bisa terlaksana, seperti pencegahan terjadinya paparan Covid-19 di Kecamatan Mataraman.

Berita Lainnya

LPTQ Banjar Matangkan Kadernya 2 Bulan

Kasus Covid Menurun, Tapi Prokes Jangan Kendor

1 dari 359
Loading...

Pendataan warga yang baru datang dari luar juga dilakukan aparat. Hal ini karena di wilayah Mataraman terdapat beberapa perusahaan yang karyawannya dari luar.

”Menanggapi laporan adannya pendatang, aparat langsung melakukan koordinasi dengan pihak lainnya untuk bersama-sama melakukan pemeriksaan terhadap warga dimaksud, seperti memintai keterangan dan riwayat perjalanannya,” katanya pada talk show radio milik Diskominfostandi Banjar tersebut.

Jika ditemukan riwayat perjalanan yang mencurigakan, selanjutnya diserahkan kepada tim medis dari pihak puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap warga bersangkutan.

Polsek Mataraman juga melakukan kegiatan sosial lainnya, seperti membagikan paket sembako bagi warga yang terdampak Covid-19. Paket sembako yang merupakan hasil swadaya aparat kepolisian dengan menyisihkan sebagian penghasilannya tersebut, dibagikan kepada 300 warga setempat.

”Ini sesuai arahan Kapolres Banjar untuk membantu warga terdampak sampai ke pelosok, untuk 1 desa, 20 keluarga yang mendapatkannya,” ungkapnya.

Sementara untuk situasi keamanan dan ketertiban sejak April hingga minggu awal Mei 2020, relatif aman dan kondusif. Tidak ada tindakan kriminal yang melanggar hukum terjadi.

“Hanya saja acapkali terjadi kecelakaan lalu lintas di 5 desa ruas jalan A Yani yang dilewati, lantaran merupakan jalur padat kendaraan bermotor antar Provinsi,” katanya. (wan/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya