Paramedis RSUD Datu Sanggul Rantau Khawatir Tertular Virus Corona, Karena Pasien Berbohong

Rantau, KP – Sejumlah paramedis khususnya perawat di RSUD Datu Sanggul Rantau merasa resah dan khawatir akan menularnya virus corona pada diri mereka, terlebih lagi pasien yang datang berbohong dan tidak jujur.


Hal ini diungkapkan oleh salah seorang paramedis dan perawat RSUD Datu Sanggul Rantau, yang minta identitasnya tidak disebut. Ia menyampaikan keluhannya kepada media belum lama tadi di Rantau.


Menurutnya, ia bersama kawan-kawannya yang lain merasa kecolongan beberapa waktu lalu, ketika ada seorang pasien perempuan datang ke rumah sakit dan mengaku sakit pinggang.


Setelah itu dilakukan pemeriksaan di poli penyakit dalam dan dirujuk lagi kebagian fisioterapi, dilanjutkan ke ruang perawatan penyakit dalam wanita.


“Yang jadi masalah bagi kami setelah dilakukan rapid test ternyata reaktif corona, dan kini di rujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin sambil menunggu hasil uji swab,” ungkapnya.


Dikatakannya pula, kini pasien tersebut sudah enam hari sejak reaktif corona, dan yang menjadi masalah baginya, pasien ini awalnya berbohong sehingga para medis/perawat tidak menggunakan alat pengaman diri (APD) lengkap khusus virus Corona.

Berita Lainnya

Lensa Foto Tapin

Kantor Unit Layanan Paspor Resmi Dibuka di Tapin

1 dari 149
Loading...


“Setelah kami tahu ternyata pasien reaktif virus Corona, kami yang pernah melakukan kontak langsung merasa khawatir dan resah akan terjangkitnya virus ini, sedangkan pihak rumah sakit hingga kini tidak ada upaya atau tindakan pada kami, “ungkapnya.


Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada direktur RSUD Datu Sanggul Rantau dr. H. Milhan SpOG M M pagi tadi di rumah sakit yang ia pimpin, dikatakan, ia sangat menyesalkan tindakan pasien yang berbohong dan tidak jujur, sehingga akibatnya, pihak kami yang menanggung akibat ada rasa merasa khawatir dan was-was.


“Kalau pasiennya tidak berbohong maka kami akan menyiapkan APD yang lengkap untuk mencegah menularnya virus corona ini, “ujarnya.


Menurutnya lagi, sejak mewabahnya virus Corona ini pihaknya di RSUD Datu Sanggul Rantau menerapkan SOP pelayanan khusus bagi pasien yang ada riwayat perjalanan atau ODP Covid-19.


“Dan pasien yang mau masuk rumah sakit ada dua cara, pertama melalui Unit Gawat Darurat (UGD) yang petugas jaganya dilengkapi pakaian APD lengkap.


Yang kedua bisa masuk lewat pintu depan dengan tujuan rawat jalan melalui poli yang ada, sesuai keluhan penyakit bagi pasien.


Menurut dr H Milhan lagi, pihaknya masih menunggu hasil swab dari RSUD Ulin Banjarmasin dan kalau sudah diketahui hasilnya atau positif, maka pihaknya segera akan melakukan langkah-langkah secara serius bagi pihak yang pernah melakukan kontak langsung, termasuk paramedis/perawat rumah sakit Datu Sanggul Rantau yang pernah melakukan perawatan.


“Akan kita lakukan segera rapid test bagi perawat yang pernah lakukan perawatan bagi pasein tersebut, “pungkasnya. (ari/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya