Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Promosi KB Pascasalin dan DASHAT PKK Tapin Perkuat Upaya Cegah Stunting dari Tingkat Keluarga

×

Promosi KB Pascasalin dan DASHAT PKK Tapin Perkuat Upaya Cegah Stunting dari Tingkat Keluarga

Sebarkan artikel ini
Hal 12 Tapin 35 klm 4
DEMI MASAK - Untuk Ibu pascabersalin sekaligus melaksanakan program dahsat (Dapur Sehat Atasi Stunting). (KP/Ist)

Rantau, KP – Ketua TP PKK Kabupaten Tapin, Hj Faridah Yamani, menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga melalui perencanaan kehamilan yang baik, pemenuhan gizi seimbang, serta pola asuh yang tepat. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Promosi dan Konseling Keluarga Berencana (KB) Pascasalin serta Program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Pariok, Kecamatan Candi Laras Utara, Rabu (3/6/2026).

Menurut Faridah, stunting bukan sekadar persoalan gizi, melainkan menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi hambatan pertumbuhan fisik, kesehatan, hingga perkembangan kognitif yang dapat memengaruhi produktivitasnya saat dewasa.

Kalimantan Post

Karena itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan stunting, mulai dari keluarga, kader kesehatan, tenaga medis hingga pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Tapin bersama instansi terkait berupaya memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak, ” ujarnya.

Menurutnya pentingnya penggunaan KB pascasalin, pengaturan jarak kelahiran yang aman, serta pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.

Program DASHAT menjadi salah satu strategi yang dinilai efektif dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

“Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi keluarga berisiko stunting, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh, bernilai gizi tinggi, dan ekonomis, “jelasnya.

Program yang disingkat DASHAT mengajarkan keluarga untuk mengelola pangan lokal secara kreatif sehingga mampu memenuhi kebutuhan gizi anggota keluarga secara mandiri.

Ia juga mengapresiasi peran kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang selama ini aktif mendukung berbagai program pembangunan keluarga dan pencegahan stunting di Kabupaten Tapin. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Baca Juga :  Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Tapin Tekankan Pentingnya Persatuan di Tengah Tantangan Zaman

Lebih lanjut, Faridah berharap kegiatan promosi dan konseling tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga yang memiliki balita. Kelompok-kelompok tersebut dinilai menjadi sasaran utama dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.

“Anak yang sehat lahir dari keluarga yang sehat. Karena itu, gerakan pencegahan stunting harus menjadi budaya bersama dan dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya saat kegiatan berlangsung,” kata Faridah.

Melalui pelaksanaan Program KB Pascasalin dan DASHAT di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Pariok, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap angka stunting dapat terus ditekan sehingga target menciptakan generasi unggul menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan dapat tercapai. (abd/K-6)

Iklan
Iklan