Stok Pangan Kalsel Aman

627

Banjarmasin, KP – Stok pangan di wilayah Kalsel aman dan mampu bertahan hingga enam bulan ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan stok pangan pada saat pandemi Covid-19 ini.


“Stok pangan Kalsel aman hingga enam bulan ke depan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kalsel, Suparno kepada wartawan usai rapat kerja dengan Pansus II LKPj, kemarin, di Banjarmasin.


Diungkapkan, stok pangan ini tidak hanya beras, namun juga 12 jenis pangan lainnya, seperti daging, ayam, gula, bawang, cabe, minyak goreng garam dan lainnya masih sangat aman hingga tiga bulan ke depan.


Suparno menambahkan, ketahanan pangan tidak hanya menyangkut stok tersedia, namun juga harganya dapat menjangkau hingga tingkat rumah tangga.


“Kita juga akan mengevaluasi dan memastikan agar ketersedian semua kebutuhan pangan masyarakat tetap dapat tercukupi,” tambahnya usai rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo.


Suparno mengungkapkan, jenis pangan seperti gula pasir dan bawang merah saat ini mengalami kenaikan, karena peningkatan permintaan dari masyarakat, sedangkan stoknya terbatas.

Berita Lainnya
Loading...


“Misalnya gula pasir, setiap bulan kekurangan sekitar 1.500 ton, mengingat kebutuhan konsumsi berkisar 4.000 hingga 4.500 ton,” jelas Suparno.


Ditambahkan, sebelumnya kekurangan gula pasir ini bisa ditutupi dengan impor gula, namun kondisi pandemi Covid-19 ini menyebabkan hal tersebut tidak bisa dilakukan dan hanya mengandalkan produksi dalam negeri.


“Bawang merah juga seperti ini, sehingga peningkatan permintaan berpengaruh pada harga di pasaran,” tegasnya.


Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, Syamsir Rahman, karena stok beras Kalsel sangat aman hingga beberapa bulan ke depan.


Adapun stok beras saat ini mencapai 738 ribu ton, sedang kebutuhan untuk masyarakat Kalsel sebanyak 200 ribu ton/bulan.


Saat ini, eksekutif dan legislatif mulai fokus membahas kesiapan sektor pangan guna mempersiapkan pasca pandemi covid-19 untuk memulihkan kondisi ekonomi.


“Kita sekarang fokus di sektor pangan untuk mengantisipasi potensi dampak buruk pasca pandemi,” kata Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo.


Apalagi berdasarkan paparan dari dinas terkait dan crosscek Komisi II, kondisi pangan kita sampai 3 hingga 6 bulan ke depan aman terutama beras,” tambah politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. (lyn/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya