Wartawan Bertugas di Kotabaru Lakukan Rapid Test

985

Kotabaru, KP – Sedikitnya 20 Wartawan yang bertugas di Kabupaten Kotabaru, ikut melakukan rapid test secara gratis di gelar di Puskesmas Dirgahayu 11-12/5, untuk memastikan tertular atau tidaknya diri mereka dari Corona virus desiase/Covid-19.

Salah satu wartawan surat kabar umum harian, Ebet Hadiani, mengaku antusias mengikuti pemeriksaan rapid test tersebut.

“Rapid test ini untuk megetahui apakah kami terbebas atu terpapar virus corona. Sebab, yang tertular virus corona ini ada juga yang tanpa gejala seperti pada umumnya,” ujarnya.

Demikian juga disampaikan oleh salah seorang wartawan online Ardiansyah, yang akrab di panggil Adi menyampaikan, “Sebagai profesi wartawan, kita tidak bisa bekerja di rumah saja, melainkan harus turun kelapangan secara langsung, demi akurasi berita. Terlebih lagi tentang penanganan kasus covid-19.

Berita Lainnya
Loading...

Karenanya, wartawan adalah yang paling rentan tertular jika di lihat dari aktifitasnya.

Meskipun ada standar peliputan wartawan yang di keluarkan oleh dewan pers. Seperti peliputan terhadap positif corona di kamar mayat rumah sakit, tidak boleh masuk dalam kamar, melainkan mengambil posisi sejarak 20 meter dari lokasi, namun, hal tersebut tidak menutup kemungkinan petugas wartawan ada yang tidak memahami standar operasi penanganan dan sangat rentan tertular, tanpa gejala, atau biasa disebut (karier), dan menular kan kepada rekan yang lain nya. Bersyukur, kita di Kotabaru ini, positif dari hasil swab test sangat rendah, sehingga kemungkinan penyebaran covid-19 ini juga, masih tergolong rendah,’’ ujarnya.

Adi menyatakan, hasil rapid test yang dilakukan pada tgl 11-12 mei 2020, untuk rekan jurnalis akan di ketahui beberapa hari kemudian.

“Mudah-mudahan dari rapid test yang dilakukan ini, semua wartawan negatif reaktif”, harapnya kemudian melanjutkan,

“ada penyampaian dari Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H. Said Akhmad Assegaf, bahwa jika ada dari rekan pers yang positif reaktif, dan akan melakukan karantina mandiri, agar segera melaporkan ke BPBD Kotabaru, untuk kita berikan bantuan”, tandas Adi. (and/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya