Kesbangpol Usulkan Bantuan APD ke Mendagri Rp7 M

Banjarmasin, KP – Menyusul himbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mendorong Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Daerah untuk berperan aktif menyiapkan Pilkada pada 9 Desember 2020 akhirnya langsung disikapi Kesebangpol Kota Banjarmasin dengan meminta bantuan untuk pembelian Alat Pelindung Diri sebesar Rp7 M.

“Kami telah mengirim surat pada Kemendagri dalam mendukung dan menyukseskan Pilkada serentak di 270, untuk Banjarmasin selain akan menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 juga akan mengajukan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi warga Banjaramsin,’’ucap Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin Drs H Kasman kepada awak media, Rabu (10/06/2020).

Pertimbangan pengajuan bantuan untuk pengadaan APD karena, dalam melaksanakan Pilkada semua warga pemilih maupun pertugas, di TPS, Kelurahan, hingga penyelenggara Pemilu lainnya perlu untuk memakai APD.

Apalagi jajaran Kesbangpol diminta bisa menjadi motor penggerak dalam pelaksaan di 270 daerah akan turut serta pada pelaksanaan Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat pada setiap tahapannya, ujar Kasman lagi.

Jadi, pengajuan peralatan APD in, setelah digelar rapat koordinasi virtual yang diikuti oleh Kepala Kesbangpol dari 270 daerah yang akan menggelar Pilkada. Dengan adanya ketentuan tatanan normal baru bebas Covid-19, akan ada banyak hal yang harus dikoordinasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

Berita Lainnya

Metode pembelajaran Inovatif Kunci ABK

Guru dan Penulis Tanbu Apresiasi e-book iKalsel

1 dari 1.398
Loading...

Ia mencontohkan, adanya penyesuaian jumlah tempat pemungutan suara dan (TPS) yang kini menjadi 1190 titik dari 1400 lebih sehingga otomatis ada penyesuaian jumlah TPS dari pilkada sebelumnya.

Selain itu, ada juga tambahan pengadaan alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) yang wajib disediakan pada penyelenggaraan pilkada serentak kali ini. Perubahan ini tentunya harus secara masif disosialisasikan kepada perangkat pemerintah daerah dan masyarakat yang akan terlibat langsung.

“Sehubungan Kesbangpol diminta menjadi inisiator dalam membangun koordinasi dan komunikasi di daerah, agar dapat segera diinventarisir seluruh kebutuhan pelaksanaan pilkada mendatang makanya kamu langsung mengajukan alat APD mulai tutup kepala, masker, hand sanitezer, maupun sarana cucu tangan,’’katanya.

Dengan usulan tersebut, ujar Kasman berharap terus terjalin komunikasi aktif dilakukan dengan melibatkan kepala daerah, DPRD dan dinas terkait. Mereka harus bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan pilkada di tengah penanganan pandemi Covid-19.

Kasman memastikan Pilkada serentak akan melibatkan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di masing-masing daerah. Hal ini untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dan memastikan penyelenggaraan pilkada aman bagi masyarakat dan bagi penyelenggara yang terlibat.

“Pelaksanaan Pilkada serentak ini adalah bentuk stimulus dan optimisme dari pemerintah yang diberikan kepada masyarakat bahwa kita bisa bangkit dan bersama melawan Covid-19,” demikian Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin Drs H Kasman. (vin/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya