Kota Banjarmasin Mendesak Miliki PCR Uji Swab Covid-19

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin diminta untuk menyediakan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) untuk pemeriksaan Swab Polymerase Chain Reaction (PCR), guna mempercepat penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Wakil Ketua Komisi IV a DPRD Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia mengatakan, saat ini penyediaan peralatan swab melalui metode PCR mendesak dibutuhkan dengan mempertimbangkan karena jumlah pasein terpapar Covid-19 Banjarmasin bukanya berkurang, tapi malah terus bertambah. Meski sudah diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sementara pengujian spesime swab satu-satunya yang digunakan selama ini pada Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) di Banjarbaru, dan itupun milik Pemprov Kalsel.

Menurut Hilyah, salah satu kendala yang kini dihadapi untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 diantaranya selaian keterbatasan sumber daya manusia (SDM), tapi minimnya peralatan dan prasana dimiliki.

“ Sehingga guna mengatasi minimnya peralatan uji swab Covid-19 ini, saya rasa Kota Banjarmasin harus memiliki peralatan tersebut,” ujar wakil ketua komisi diantaranya membidangi masalah kesehatan, pendidikanini.

Berita Lainnya
1 dari 1.424
Loading...

Sebelumnya ia mengemukakan, akibat minimnya peralatanmelalui metode PCR di BBTKLPP di Banjarbaru kewalahan karena spesimen swab yang dikirimkan di sejumlah Kabapten/Kota di Kalsel melebihi kapasitas.

“ Bahkan dari informasi diterima sampel swab sampai menumpuk sekitar 2600 lebih dan melebihi kapasitas yang cuma mampu menguji 200 swab perharinya,” ujar Wakil Ketua Komisi dari F-PKB ini, seraya menambahkan, pengujian sampel swab membutuhkan waktu hingga beberapa hari.

“ Akibatnya kondisi ini bisa berdampak pada terhadap pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit atau yang menjalani karantina lantaran menunggu terlalu lama hasil uji swab,” ujarnya.

Sebelumnya Kepada Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengakui keterbatasan sarana dan peralatan medis merupakan kendala serius dalam upaya untuk mempercepat penanganan Covid-19. Salah satunya PCR untuk tes swab.

Meski demikian, Machli Riyadi yang juga juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-10 Kota Banjarmasin ini belum bisa memastikan untuk membeli peralatan PCR uji swab Covid-19 tersebut. “Masalahnya karena selain dibutuhkan ketersedian anggaran, tapi dibutuhkan sumber daya manusia (SDM),” ujarnya. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya